Rekomendasi PKS-Gerindra Dipastikan Hari Ini Menyusul
Jakarta, Maluku Post.com – Calon Bupati Kabupaten Buru Ramly Umasugi secara resmi kemarin diberikan Rekomendasi dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Pemberian rekomendasi dari kedua partai ini karena sebelumnya Ramly telah mengikuti aturan main sebagaimana yang diterapkan dari partai, baik lewat pendekatan, fit and proper test yang berujung pada sebuah rekomendasi.
Pertimbangan pemberian rekomendasi dari kedua partai itu sudah melewati mekanisme partai itu, bahkan partai yang tidak memiliki kursi di DPRD Buru seperti NasDem turut mengeluarkan rekomendasi mendahului partai lain. Pemberian rekomendasi dari NasDem ini dimaknai sebagai hak prerogatif masing-masing partai, bahwa setiap bakal calon berhak mendapatkan dukungan sebesar besarnya dari partai apapun.
“Karena itu tidak dilarang dalam aturan untuk memperoleh dukungan,” ungkap Ramly di Jakarta, Selasa (26/7).
Ramly juga menepis sejumlah pernyataan yang diklaim oleh salah satu lembaga di Maluku yang menuding dirinya sudah melakukan pelecehan kepada partai Golkar dengan mengambil rekomendasi dari partai yang tidak mempunyai kursi di DPRD buru.
“Tadi malam di Rapimnas tidak ada yang mempersoalkan ini,” ujar Ramly.
Sementara itu, sekretaris DPD II Partai Golkar Buru Djaidun Saanun saat dikonfirmasi membenarkan apa yang disampaikan Ramly Umasugi, bahwa Undang-undang tidak melarang ambang batas rekomendasi.
“Undang-undang tidak melarang ambang batas dan bukan sekedar Pemenang Pilkada tetapi keseimbangan di lembaga DPRD juga perlu kita kuat sehingga kebijakan Pemerintah daerah mendapat dukungan politik dari lembaga,” tandas Saanun.
Sementara itu, dari info yang didapat dan terpercaya bahwa, hari ini (27/7) juga akan ada penyerahan Rekomendasi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) kepada Calon Petahana Ramly Umasugi.
Sementara itu, Ramly Umasugi juga saat ini di kantor DPP PPP sementara menjalani Fit And Propert Test sebagai salah satu calon kandidat kepala daerah terkuat di kabupaten Buru. (MP-21)


