Purwanto: “Kami memilih Maluku (Keuskupan Amboina) Untuk Kunjungan Karya”
Langgur, Maluku Post.com – Setelah melakukan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Maluku yang dihadiri Gubernur Maluku, Pangdam XIV Pattimura, Wakil Kapolda Maluku, Danlantamal dan Danlanud, tokoh-tokoh agama serta tokoh-tokoh masyarakat di Ambon, rombongan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) tiba di Bandara Karel Sadsuitubun, Maluku Tenggara.
Kedatangan sejumlah karyawan/ karyawati KWI ini disambut oleh Wakil Bupati Malra, Drs. M. Yunus Serang dan unsur Muspida Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara (Rabu 27/7).
Kepala Kantor KWI, Pastor Yohanes Rasul Edy Purwanto Projo, selaku ketua tim mengatakan, kunjungan karya KWI ini merupakan agenda dua tahunan KWI, dan untuk tahun ini awalnya ada 2 alternatif provinsi (keuskupan) sebagai tempat kunjungan karya ini yakni Padang (Sumatera Barat) dan Maluku, dan pihaknya memilih Maluku (Keuskupan Amboina).
“Kami lebih memilih ke Keuskupan Amboina ini, lebih khususnya di wilayah Kei Kecil dan Kota Tual, karena selain kami akan melihat wilayah Indonesia Timur, juga karena orientasi ke wilayah timur Indonesia ini belumlah sangat luas,” ungkapnya.
Dijelaskan Purwanto, karyawan/ karyawati pada Kantor KWI ini juga ada yang beragama islam, kristen protestan dan agama lainnya.
Purwanto menegaskan sikap Gereja Katolik yang mengutamakan kerukunan hidup antar umat beragama.
![]() |
| Pastor Yohanes Rasul Edy Purwanto Projo |
Ketika ditanyakan terkait agenda kegiatan kunjungan karya KWI ini, Pastor Edy Purwanto yang juga selaku Sekretaris Eksekutif KWI ini mengungkapkan selain melakukan kunjungan karya (termasuk kegiatan dialog), pihaknya juga akan melakukan kunjungan wisata rohani dan wisata alam pada sejumlah tempat (distinasi) wisata yang ada di daerah ini.
“Selain itu, kami juga akan menghadiri perayaan 74 Tahun Peristiwa Berdarah Penembakan Mgr. Johanes Aerts, MSC dkk, di Langgur pada tanggal 30 Juli nanti,” imbuhnya.
Purwanto menambahkan, pihaknya juga akan mempelajari pengelolaan pemerintahan dan kearifan lokal serta spirit Mgr. Johanes Aerts, MSC
“Kami juga akan banyak belajar tentang pengelolaan pemerintah daerah, kearifan-kearifan lokal yang ada dan juga spirit misioner Mgr. Johanes Aerts, MSC,” pungkasnya.
Sekedar diketahui, rombongan kunjungan karya KWI yang berjumlah 60 orang, terdiri atas 5 orang Imam (Pastor), 3 orang Suster dan 52 karyawan/karyawati ini, akan berada selama sepekan di 2 daerah ini. (MP-15)



