DPRD Minta Pengungsi Wai Ela Segera Ditangani

Ambon, Maluku Post.com - Anggota Komisi C DPRD Provinsi Maluku, Lucky Wattimury, meminta pemerintah setempat memperhatikan nasib masyarakat korban bencana Dam Wai Ela di Desa negeri Lima, Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah. Pasalnya hingga kini ratusan kepala keluarga yang kehilangan harta benda dan tempat tinggal akibat bencana yang terjadi 2013 lalu, belum ditangani optimal. “Sudah menjadi tugas pemerintah untuk memperhatikan warga Negeri Lima yang terkena bencana alam tersebut, mengingat sampai saat ini belum ada tempat tinggal yang layak bagi mereka," ungkap Wattimury di Ambon, Kamis (11/8). Menurut Wattimury, saat ini masih terdapat hampir 20 Kepala keluarga (KK) yang belum ditangani serta memiliki rumah layak huni. Bahkan dari ratusan KK warga Negeri Lima yang tinggal di tenda-tenda pengungsian maupun di lokasi penampungan sementara, ternyata belum keseluruhan diperhatikan oleh pemerintah. "Kenapa sebagian sudah mendapatkan tempat tinggal dan sisanya belum ditangani. Oleh karena itu baik pemerintah Provinsi Maupun Kabupaten harus dapat memperhatikan mereka secara lebih baik. Jangan sampai menimbulkan kecemburuan sosial karena sebagian belum ditangani hingga saat ini," ujarnya. Wattimury menambahkan penanganan korban bencana alam Dam Wai Ela di Negeri Lima telah beberapa kali dibahas di DPRD Maluku, bahkan, Pemerintah Provinsi Maluku melalui kerja sama dengan pemerintah kabupaten Maluku Tengah (Malteng) dan pemerintah Pusat telah melakukan sharing anggaran untuk menangani para korban bencana Dam Wai Ela "Karena itu, kami berharap masalah ini dapat segera terselesaikan dan tidak menimbulkan masalah baru dan meresahkan masyarakat Negeri Lima yang menjadi korban bencana alam tersebut," pungkasnya. (MP-8)

Ambon, Maluku Post.com – Anggota Komisi C DPRD Provinsi Maluku, Lucky Wattimury, meminta pemerintah setempat memperhatikan nasib masyarakat korban bencana Dam Wai Ela di Desa negeri Lima, Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah. Pasalnya hingga kini ratusan kepala keluarga yang kehilangan harta benda dan tempat tinggal akibat bencana yang terjadi 2013 lalu, belum ditangani optimal.

“Sudah menjadi tugas pemerintah untuk memperhatikan warga Negeri Lima yang terkena bencana alam tersebut, mengingat sampai saat ini belum ada tempat tinggal yang layak bagi mereka,” ungkap Wattimury di Ambon, Kamis (11/8).

Menurut Wattimury, saat ini masih terdapat hampir 20 Kepala keluarga (KK) yang belum ditangani serta memiliki rumah layak huni. Bahkan dari ratusan KK warga Negeri Lima yang tinggal di tenda-tenda pengungsian maupun di lokasi penampungan sementara, ternyata belum keseluruhan diperhatikan oleh pemerintah.

“Kenapa sebagian sudah mendapatkan tempat tinggal dan sisanya belum ditangani. Oleh karena itu baik pemerintah Provinsi Maupun Kabupaten harus dapat memperhatikan mereka secara lebih baik. Jangan sampai menimbulkan kecemburuan sosial karena sebagian belum ditangani hingga saat ini,” ujarnya.

Wattimury menambahkan penanganan korban bencana alam Dam Wai Ela di Negeri Lima telah beberapa kali dibahas di DPRD Maluku, bahkan, Pemerintah Provinsi Maluku melalui kerja sama dengan pemerintah kabupaten Maluku Tengah (Malteng) dan pemerintah Pusat telah melakukan sharing anggaran untuk menangani para korban bencana Dam Wai Ela

“Karena itu, kami berharap masalah ini dapat segera terselesaikan dan tidak menimbulkan masalah baru dan meresahkan masyarakat Negeri Lima yang menjadi korban bencana alam tersebut,” pungkasnya. (MP-8)

Pos terkait