Ambon, Malukupost.com : Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Ambon mengagendakan pertemuan lintas sektor secara rutin menjelang Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) setempat pada 15 Februari 2017.
“Pertemuan lintas sektor dengan Pemkot Ambon, TNI/Polri, Kejaksaan Negeri dan Pengadilan akan rutin dilaksanakan setiap bulan sebagi bentuk koordinasi menjelang pelaksanaan Pilkada serentak kelompok kedua,” kata Ketua KPU kota Ambon, Marthinus Kainama, Senin (15/4).
Menurut dia, tahap awal pertemuan dilakukan dengan Penjabat Wali Kota Ambon, Frans Johanis Papilaya guna menyampaikan berbagai tahapan yang telah dilakukan KPU menjelang Pilkada.
Berbagai tahapan yang telah dilaksanakan diantaranya pembentukan Badan Ad-Hoc setingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).
Proses yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat yakni pemutakhiran data pemilih.
“Kami meminta dukungan dari Penjabat Wali Kota Ambon terkait pertemuan lintas sektoral, dalam kaitan dengan pengamanan menjelang Pilkada 2017,” ujarnya.
Pertemuan antara KPU, Pemkot, Polri, Kejaksaan dan Pengadilan akan dilaksanakan satu bulan satu kali guna mengevaluasi setiap tahapan yang dilakukan.
Ia menyatakan, perubahan tahapan proses dan jadwal pemilihan dari PKPU No.3 Tahun 2016 ke PKPU No. 4 Tahun 2016, terjadi banyak pergeseran tanggal, baik untuk tahapan pencalonan, kampanye, maupun pemutakhiran data pemilih.
“Pergeseran waktu tersebut berdampak pada proses sosialisasi yang harus disampaikan kepada masyarakat, karena itu meminta dukungan dari Pemkot Ambon,” tandas Marthinus.
Pihak KPU meminta dukungan dari Pemkot Ambon berupa penyediaan mobil unit yang akan dipakai secara keliling untuk menyosialisasikan berbagai peraturan dan ketentuan kepada masyarakat.
“Dukungan ini penting agar segala ketentuan itu dapat dipahami oleh masyarakat demi kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan Pilkada nanti,” katanya.
Pelaksanaan Pilkada berkaitan erat dengan daerah perbatasan yang juga menyelenggarakan pemilihan serentak yakni kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah.
Dia merujuk Negeri Suli berbatasan dengan Passo, Hitu berbatasan dengan Hunuth dan Durian Patah serta Hatu yang berbatasan dengan Laha, karena itu akan dilakukan pertemuan segitiga untuk pengamanan saat Pilkada.
“Pentingnya pengamanan di daerah perbatasan mengingat pengalaman pemilihan sebelumnya yang juga terjadi saat pemilihan legislatif yakni banyak pemilih yang bukan berasal dari tempat tersebut melakukan pencoblosan di kota Ambon,” tegas Marthinus.


