Masyarakat Perempatan Kebun Cengkeh Pastikan PANTAS Menang 100 Persen

Ambon, Malukupost.com - Ratusan masyarakat perempatan Kebun Cengkeh, Kecamatan Sirimau memastikan Calon Walikota-Wakil Walikota Ambon, Poli Kastanya-Sam Latuconsina (PANTAS) menang 100 persen dalam pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan berlangsung 15 Februari mendatang. "PANTAS menang 100 persen" ungkap warga yang hadir dalam kampanye tatap muka bersama pasangan PANTAS. "Perempatan kebun cengkeh merupakan basis saya, dengan mendapatkan suara terbanyak disini. Sehingga mengantarkan saya menjadi anggota DPRD Maluku,"ujar Hasanusi orasinya pada tatap muka PANTAS bersama warga perempatan kebun cengkeh, Ambon, Selasa (29/11).

Ambon, Malukupost.com – Ratusan masyarakat perempatan Kebun Cengkeh, Kecamatan Sirimau memastikan Calon Walikota-Wakil Walikota Ambon, Poli Kastanya-Sam Latuconsina (PANTAS) menang 100 persen dalam pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan berlangsung 15 Februari mendatang.

“PANTAS menang 100  persen” ungkap warga yang hadir dalam kampanye tatap muka bersama pasangan PANTAS.

“Perempatan kebun cengkeh merupakan basis saya, dengan mendapatkan suara terbanyak disini. Sehingga mengantarkan saya menjadi anggota DPRD Maluku,”ujar Hasanusi orasinya pada tatap muka PANTAS bersama warga perempatan kebun cengkeh, Ambon, Selasa (29/11).

Dalam tatap muka PANTAS tersebut, Hasanusi katakan dirinya bersama pimpinan sembilan partai politik, yang sebagian besar ada di DPRD Maluku sebanyak 34 orang ditambah anggota DPRD Kota Ambon, telah bersepakat memenangkan PANTAS.

Dijelaskan Hasanusi, Poli Kastanya-Sam Latuconsina merupakan birokrat sejati. Poli Kastanya menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Maluku,  Kepala Badan Pendapatan Keuangan Aset daerah (BPKAD) Maluku. Sedangkan Sam Latuconsina merupakan Kepala Tata Kota Ambon dan merupakan mantan wakil walikota Ambon.

“Jika mereka katakan incumbent, kita juga punya incumbent sejati, yang bersama-sama membangun kota Ambon yang sudah semakin maju,” ungkapnya.

Hasanusi menambahkan, saat ini perempuan sudah sadar akan politik, tidak mungkin ditipu lagi dengan rayuan yang tidak ada buktinya. Terbukti pada perempuan yang ada di perempatan kebun cengkeh, yang memilih dirinya dan akan berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Sementara itu,Calon Walikota Ambon, Poli Kastanya dalam orasinya, mengatakan dari 12 partai politik, 9 partai politik mendukung PANTAS dengan jumlah anggota DPRD kota sebanyak 25 orang. Sedangkan pasangan lainnya hanya 3 partai politik dengan 10 anggota DPRD Kota Ambon.
“Berdasarkan dukungan partai politik dan masyarakat saya yakin menang dalam Pilwakot Ambon,” ujarnya.

Kastanya menitipkan doa dari masyarakat perempatan kebun cengkeh. Dengan doa masyarakat pasangan PANTAS akan lebih mendekatkan dengan kemenangan.

“Jangan lupa berikan dukungan pada 15 Febuari 2017 dengan mencoblos nomor urut dua. Jika terpilih nantinya kita tidak akan menjadi bos namun menjadi pelayan. Kiranya melalui dukungan masyarakat perempatan kebun cengkeh, PANTAS akan berkumandang di seluruh kota Ambon,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, calon Wakil Walikota Ambon Sam Latuconsina mengungkapkan benahi ambon bukan hanya kinerja dari Mantan Walikota Richard Louhenapessy namun kinerja bersama dirinya selaku Mantan Walikota Ambon, dan seluruh masyarakat.

“Yang bikin ambon lebe itu merupakan Richard Louhenapessy-Sam Latuconsia (Paparisa) periode 2011-2016, tapi sekarang paparisa yang ada saat ini adalah paparisa kadaluwarsa,” ungkapnya.

Dijelaskan Latuconsina, dirinya bersama Poli Kastanya maju bukan untuk memperkaya diri pribadi dan keluarga, melainkan harus mensejahterakan masyarakat kota Ambon.

“Jika Tuhan merestui kami berdua terpilih, maka pasti akan jalan untuk kita berdua,” tandasnya.

Menurut Latuconsina, dirinya bersama Poli Kastanya merupakan birokrat sejati dan bekerja dengan hati. bukan bekerja tiba saat tiba akal.

“Kita berdua hadir untuk melayani masyarakat kota Ambon dengan  program pro rakyat, program pro rakyat bidang perluasan lapangan pekerjaan, pendidikan dan kesehatan pembangunan pasar representatif dan penataan lingkungan hidup yang bersih,”pungkasnya.

Anggota DPRD Maluku fraksk PDIP, Lucky Wattimury dalam orasinya, mengatakan program pro rakyat yang dibuat untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat dengan penuh sukacita dan cinta kasih kepada rakyat.

“Saya ingin bilang jangan lupa titip mereka berdua dalam doa untuk menjadi pemimpin dalam membawa kota Ambon yang lebih baik,”pintanya. (MP-7)

Pos terkait