11 Puskesmas Di Ambon Layani Pemeriksaan HIV/AIDS

  • Whatsapp
Sebanyak 11 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di kota Ambon dapat melayani pemeriksaan HIV/AIDS sehingga memudahkan masyarakat yang membutuhkan.

Ambon, Malukupost.com : Sebanyak 11 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di kota Ambon dapat melayani pemeriksaan HIV/AIDS sehingga memudahkan masyarakat yang membutuhkan.

“Pengobatan penderita HIV/AIDS dapat dilakukan di 11 Puskesmas atau klikik IMS di Ambon di antaranya puskesmas Passo, Hative Kecil, Rijali, Karang Panjang, Puskesmas CH. M. Tiahahu, Waehaong, Air Salobar, Benteng, Amahusu dan Air Besar,” kata kata Kepala Bidang Pemberantasan penyakit dan Penyehatan Lingkungan Yusda Tuharea di Ambon, Kamis (1/12).

Menurut dia, penderita HIV/Aids dapat melakukan pemeriksaan dan penapisan (screening) guna mengetahui populasi perkembangan virus.

Penapisan populasi virus dapat dilakukan setiap tiga bulan di puskesmas maupun klinik “voluntary counseling and testing” (VCT) untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat yang berisiko tinggi tertular HIV/AIDS.

“Pemeriksaan dapat dilakukan di Puskesmas juga di klinik VCT RS dr M Haulussy, RS Sumber Hidup, RS Al Fatah dan BKPM Maluku,” katanya.

Berdasarkan standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), setiap kecamatan di kabupaten dan kota diwajibkan melayani pemeriksaan HIV/AIDS.

“Untuk kota Ambon telah melebihi standar yang ditetapkan Kemenkes, kita berupaya ke depan seluruh penderita dapat dilayani dengan baik di puskesmas yang ditunjuk,” ujarnya.

Yusda menyatakan cakupan program yang dilakukan sudah cukup baik dan sebagian telah memberikan dampak pada Perubahan Perilaku dan Laju Epidemi.

Tetapi masih banyak yang harus ditingkatkan efektivitasnya terutama pada Perilaku Berisiko terkait Penularan Melalui Transmisi Seksual (PMTS).

“Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan HIV, meningkatkan mutu hidup ODHA, mengurangi dampak sosial ekonomi epidemi AIDS dan meningkatkan lingkungan kondusif,” ujarnya.

 Anjuran pemeriksaan juga diberikan kepada pasien umum yang melakukan pemeriksaan di Puskesmas, untuk memastikan kondisi kesehatan.

“Pasien yang datang melakukan pemeriksaan dan ditemukan ciri-ciri penyakit yang kurang baik, akan kami anjurkan untuk melakukan pemeriksaan HIV/AIDS,” katanya.

Pos terkait