Ambon, Malukupost.com – Dinas Pendidikan Kota Ambon terus melakukan berbagai upaya dalam mengatasi tawuran antar siswa yang semakin marak terjadi saat ini. Salah satunya dengan memprogramkan pela antar sekolah, hal ini sebagai upaya dalam menumbuhkan rasa persaudaraan di antara generasi penerus bangsa, terutama yang masih duduk di bangku SMP dan SMA.
“Kita sudah buat pela antar sekolah, misalnya antara SMP 4 dan SMP 6, SMP 6 dan SMP Kristen yang sering tawuran. Jadi anak-anak diberikan pembinaan bahwa sekolah hanya memisahkan tetapi mereka bersaudara,”ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Benny Kainama kepada malukupost.com di ruang kerjanya, Jumat (24/3).
Menurut Kainama, dalam upaya menumbuhkan persaudaraan di setiap anak didik di sekolah, pihaknya gencar melakukan sosialisasi di sekolah tentang kehidupan bersaudara yang tercermin dalam Bhineka Tunggal Ika (berbeda-beda tetapi satu jua).
Kainama katakan, Pihaknya juga terus mendorong melakukan pembinaan siswa di sekolah, baik itu dilakukan oleh Kepala Sekolah, Wali Kelas, OSIS, para Guru dalam memberikan pendidikan moral, sehingga siswa tidak mudah menyerap hal-hal negatif yang dapat mengancam dirinya sendiri, bahkan ketahanan nasional secara luas.
“Untuk itu tawuran bukan hanya menjadi tanggungjawab pendidikan, tetapi menjadi tanggungjawab seluruh elemen masyarakat dalam mengatasi hal ini, karena generasi muda merupakan agen perubahan bangsa kedepan,” tandasnya. (MP-7)


