Langgur, Malukupost.com – Untuk mendukung acara puncak Festival Pesona Meti Kei (FPMK) tahun 2017, pihak panitia sedang mempersiapkan tarian untuk memecahkan rekor MURI yang melibatkan sekitar 3000 penari. Demikian disampaikan Koordinator Seksi Festival Seni dan Budaya Panitia FPMK Tahun 2017, Klemens Welafubun yang dikonfirmasi media ini di Langgur, Senin (16/10).
Menurut Welafubun, pihaknya diberikan tanggung jawab menyiapkan sejumlah tarian ada yang melibatkan 3000 penari untuk memecahkan rekor MURI, dan hingga saat ini para penari tersebut sedang dilatih di lima titik.
“Saat ini kami sedang melakukan latihan-latihan bagi 3000 penari tersebut pada lima titik, yakni di ohoi Rumaat (tarian Ikan Bulana), ohoi Debut (tarian Burung Talam), ohoi Waab (tarian Mankad), ohoi Kelanit (tarian Hurnabir), dan ohoi Langgur (tarian Kilwar),” ungkapnya.
Dijelaskan Welafubun, 3000 orang penari tersebut terdiri dari siswa-siswi SD dan SMP se-Kabupaten Malra, dan hingga hari ini mereka sudah siap untuk pentas. Pihaknya terus melakukan survei lokasi puncak acara FPMK yakni di Ngur Bloat (Pasir Panjang), khususnya untuk memetakan posisi anak-anak saat melakukan tarian, karena ada 5 tarian yang akan dikolaborasikan menjadi satu tarian.
“Untuk kolaborasi 5 tarian ini kami memilih nama yakni Tarian Meti Kei, karena semua dari tarian ini arahnya ke laut, dan tarian tersebut lebih bermakna kepada membangun kebersamaan dan semangat juang untuk masyarakat,”tandasnya
Welafubun menambahkan, untuk kelengkapan (busana) penari disiapkan oleh Panitia melalui Dinas Pariwisata yaitu pakaian adat Kei.
“Tetapi ada 500 penari akan menggunakan kostum yang lain, karena ada jenis tarian misalnya tarian Burung Talam itu pakaiannya harus seperti burung,” katanya. (MP-11)


