Pemkot Luncurkan Program Ambon Menuju Kota Pintar

  • Whatsapp
Ambon, Malukupost.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon meluncurkan program Ambon menuju kota pintar (smart city) guna memudahkan penggunaan dan penyiapan teknologi informasi.    Peluncuran program Ambon menuju kota pintar dilakukan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy bersama Wali Wali Kota Ambon Syarif Hadler serta General Manajer PT Telkom Wilayah Maluku Ichwan Muhammadiah, Senin (26/2).    Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy menyatakan, Ambon selama ini masih terkendala dalam penyiapan infrastruktur teknologi, baik fasilitas maupun tenaga.

Ambon, Malukupost.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon meluncurkan program Ambon menuju kota pintar (smart city) guna memudahkan penggunaan dan penyiapan teknologi informasi.

Peluncuran program Ambon menuju kota pintar dilakukan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy bersama Wali Wali Kota Ambon Syarif Hadler serta General Manajer PT Telkom Wilayah Maluku Ichwan Muhammadiah, Senin (26/2).

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy menyatakan, Ambon selama ini masih terkendala dalam penyiapan infrastruktur teknologi, baik fasilitas maupun tenaga.

“Program Ambon menuju “Smart city” diharapkan dapat menjadi pintu masuk pengelolaan informasi di Provinsi Maluku, dan memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi,” katanya.

Menurut dia, selama ini akses internet khususnya jaringan wifi di Ambon baru sebatas di perkantoran dan pusat pendidikan, sedangkan fasilitas umum belum bisa dijangkau masyarakat secara murah bahkan gratis.

“Masyarakat terutama para pelajar kesulitan mengakses internet karena harus ke warnet dengan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit, sementara peluang untuk akses wifi di lokasi pusat perbelanjaan dan fasilitas umum lainnya masih terkendala,” ujarnya.

Dikatakannya, peluncuran program Ambon menuju kota pintar semata-mata untuk pendekatan pelayanan publik, seiring dengan langkah inovasi yang menjadi ciri penyelengaraan pemerintah.

Tahap awal pihaknya menyesuaikan kebutuhan masyarakat terkait pelayanan pubilk pemerintahan maupun pelayanan aturan yakni menghindari terjadinya transaksi fisik seperti pengurusan ijin.

“Kita berupaya menghindari terjadinya transski fisik tetapi menggunakan transaksi online, misalnya misalnya perpanjang ijin tidak perlu datang ke kantor, tetapi melalui ponsel android serta pembayaran ijin melalui mobile banking, maka semakin sedikit peluang transaksi fisik sehingga kemungkinan proses negosisasi semakin kecil,” tandasnya.

Peluncuran program tersebut juga mendapat respon positif dari PT Telkom Witel Maluku yakni dukungan pemberian wifi service di sembilan lokasi di Ambon.

“Kami terus memberikan dukungan bagi Pemkot Ambon mellaui pemberian wifi service di sembilan lokasi sebanyak 10 acces poin, diantaranya kawasan Pattimura park, halaman Balai kota, tugu Leimena Poka, area kantor kecamatan Teluk Ambon, Baguala dan kantor Dispendukcapil,” katanya.

Ditambahkannya, mewujudkan Ambon smart city dibutuhkan tiga komponen utama yakni konektivitas, konten aplikasi dan kolaborasi.

“Saat ini yang kami telah kami berikan kepada Pemkot Ambon baru berupa konektivitas, semoga kedepan kamitetap dilibatkan untuk berikan konten dan kolaborasi layanan yang terbaik di kota Ambon,” tandas Ichwan. (MP-5)

Pos terkait