Ambon, Malukupost.com – Ketua KPU Maluku, Syamsul Rifan Kubangun berhasil dibebaskan dari drama penculikan dan penyanderaan sejumlah orang tak dikenal bersenjata yang merasa tidak puas dengan hasil pleno penetapan perolehan suara pemilihan Gubernur dan Wagub setempat.
Aksi penyelamatan terhadap Ketua KPU Maluku ini dilakukan tim anti teror Polda Maluku dalam kegiatan simulasi sistem pengamanan kota dan tactics floor game menghadapi Pilkada serentak kelompok ketiga pada 27 Juli 2018 di Lapangan Mako Brimob Polda Maluku di Ambon, Selasa (27/3).
Penculikan Ketua KPU dilakukan sekelompok orang bersenjata dengan cara menghadang mobilnya, selanjutnya menyanderanya di sebuah bangunan yang sudah dipasangi bom, termasuk memasang ranjau di sepanjang jalan menuju bangunan tersebut.
Namun, supir mobil Ketua KPU yang dibiarkan hidup berupaya melaporkan aksi penculikan tersebut kepada aparat kepolisian sehingga dilakukan koordinasi dan pelacakan hingga menemukan lokasi penyanderaan.
Tim anti teror yang menggunakan mobil baracuda mendatangi lokasi tersebut berhasil memasang alat peledak di pintu masuk, sementara tim penembak jitu ditempatkan di beberapa titik mengelilingi bangunan tersebut.
Seorang penyandera berhasil dilumpuhkan oleh tim penembak jitu, sedangkan satu penyandera lainnya dibekuk tim anti teror sehingga Ketua KPU Maluku berhasil diselamatkan.
Dalam proses pembebasan itu, tim menemukan tiga buah bom aktif, di mana satu telah diledakan oleh para penyandera dan satu lainnya sudah mengeluarkan asap berwarna sehingga dikhawatirkan merupakan bom kimia, sehingga dilakukan koordinasi dengan tim Gegana Polda Maluku.
Namun setelah diteliti, ternyata dua bom tersisa itu tidak mengandung bahan kimia berbahaya dan mereka berhasil menjinakannya.
Kegiatan simulasi sistem pengamanan kota dan tactics floor game ini dilakukan Polda Maluku dengan mengerahkan seluruh kekuatan personel Polri dan TNI-AD secara penuh, baik unsur Dalmas, anti teror, gegana, hingga tim inavis.
Pengamanan yang dilakukan sesuai pelaksanaan tahapan Pilkada 2018 seperti masa kampanye para kandidat, pencoblosan di setiap TPS, pendistribusian surat suara, hingga pleno penetapan hasil Pilkada oleh KPU.
Kegiatan simulai pengamanan pemilihan kepala daerah ini dibuka Kapolda Maluku, Brigjen Pol.Andap Budhi Revianto dihadiri ketua tim asistensi Mabes Polri, Brigjen Pol. Musa Ginting dan disaksikan para pejabat sipil dan militer. (MP-4)


