Pasangan “SANTUN” Sosialisasi Penerbangan Saumlaki – Darwin

Ambon, Malukupost.com - Pasangan calon Gubernur dan Wagub Maluku, Said Assagaff - Anderias Rentanubun (SANTUN) memanfaatkan masa kampanye di daerah pemilihan (Dapil) VII untuk sosialisasi perlunya dibuka rute penerbangan internasional Saumlaki, Maluku Tenggara Barat (MTB) - Darwin, Australia Utara. "Kami akan memanfaatkan kampanye di Dapil VII meliputi kabupaten MTB dan Maluku Barat Daya (MBD) pada pekan depan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat guna mendukung program Pemprov Maluku maupun Pemkab setempat membuka penerbangan Saumlaki - Darwin," kata Juru Bicara pasangan "SANTUN", Hairuddin Tuaritta, di Ambon, Senin (19/3).

Ambon, Malukupost.com – Pasangan calon Gubernur dan Wagub Maluku, Said Assagaff – Anderias Rentanubun (SANTUN) memanfaatkan masa kampanye di daerah pemilihan (Dapil) VII untuk sosialisasi perlunya dibuka rute penerbangan internasional Saumlaki, Maluku Tenggara Barat (MTB) – Darwin, Australia Utara.

“Kami akan memanfaatkan kampanye di Dapil VII meliputi kabupaten MTB dan Maluku Barat Daya (MBD) pada pekan depan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat guna mendukung program Pemprov Maluku maupun Pemkab setempat membuka penerbangan Saumlaki – Darwin,” kata Juru Bicara pasangan “SANTUN”, Hairuddin Tuaritta, di Ambon, Senin (19/3).

Ia mengatakan, masyarakat perlu diberikan pendidikan bukan semata soal pemilihaan Gubernur dan Wagub Maluku, tetapi bidang lainnya sesuai potensi sumber daya alam (SDA) di Dapil VII agar perjuangan strategis ini diketahui sehingga mempersiapkan berbagai peluang strategis bila rute penerbangan internasional itu dioperasikan.

Apalagi, manajemen PT. Garuda Indonesia telah mempertimbangkan rute ini sebagai salah satu prioritas destinasi dari maskapai penerbangan ini.

“Jadi pasangan ‘SANTUN’ menawarkan program yang strategis dengan dampaknya bagi berbagai sektor dalam upaya meningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Hairuddin.

Dia mengemukakan, pembukaan rute penerbangan Saumlaki – Darwin ini telah dirintis saat petahana Gubernur Said dilantik denga Wagub, Zeth Sahuburua pada 10 Maret 2014.

Berbagai terobosan dijalin, baik dengan Menhub, Dirut Garuda maupun Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti yang mendorong memanfaatkan rute penerbangan internasional ini untuk mengeksporikan ke Australia.

Kementerian Perhubungan juga telah menyetujui pembukaan rute internasional tersebut karena secara geografis letak Saumlaki – Darwin relatif dekat dengan waktu tempuh penerbangan 45 menit.

“Calon Gubernur Said khan petahana yang masa cutinya berakhir pada 23 Juni 2018 dan tugasnya sebenarnya 10 Maret 2019 sehingga perlu memberikan dorongan kepada Pemkab MTB maupun masyarakat setempat agar memanfaatkan peluang strategis ini bila nantinya dioperasikan,” tandas Hairuddin.

Keinginan membuka rute itu bukan karena adanya blok Migas Masela. Pengoperasiannya akan memudahkan wisatawan Australia atau wisatawan mancanegara lain yang tengah ada di Darwin bisa mengunjungi MTB. Rute itu juga bisa dimanfaatkan pelajar yang akan menimba ilmu di Darwin.

Sementara itu, Sales Manager PT Garuda Indonesia Cabang Ambon, Agny Gallus Pratama, mengemukakan program Pemprov Maluku telah disampaikan kepada Dirut maupun jajaran manajemen di pusat.

“Prinsipnya siap mendukung program Pemprov Maluku. Bahkan, pesawat siap dioperasikan,” ujarnya.

Hanya saja, masih dipertimbangkan kemungkinan mengajukan permohonan subsidi kepada pemerintah mengantisipasi sewaktu-waktu jumlah penumpang tidak memenuhi seat tersedia.

“Jadi tidak ada masalah soal pengoperasian pesawat dengan tujuan pengembangan potensi sumber daya alam (SDA) Maluku, menyusul Garuda Idonesia mendukung ekspor ikan daerah ini ke Sidney, Australia pada 16 Januari 2018 dan Singapura 1 Februari 2018, “tegas Agny. (MP-2)

Pos terkait