Langgur, Malukupost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara (Malra) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2019, dengan mengusung tema Melanjutkan Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Pemantapan Infrastruktur Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat, dipusatkan di Ballroom Hotel Grand Vilia Langgur, Senin (26/3).
Penjabat Bupati Malra, Semy Risambessy, dalam sambutannya mengatakan, perencanaan pembangunan untuk tahun 2019 telah melewati sebuah proses panjang, yang dimulai dengan pelaksanaan Musrenbang tingkat Ohoi, Musrenbang tingkat Kecamatan, Forum-forum SKPD, Pra-Musrenbang, dan hingga kini pelaksanaan Musrenbang tingkat Kabupaten Malra.
“Proses dan tahapan prencanaan tersebut sebagai implementasi peraturan perundang-undangan, juga merupakan bentuk dari komitmen pemerintah daerah, untuk menghadirkan sebuah perencanaan partisipatif yang berbasis kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Dijelaskan Risambessy, musrenbang juga merupakan wahana penyaluran aspirasi guna penajaman, penyelarasan dan klarifikasi atas rancangan rencana kerja pemerintah daerah, yang dielaborasi dalam rancangan RKPD, sehingga perencanaan yang dilakukan untuk tahun 2019 juga diarahkan pada upaya meletakkan dasar perencanaan pembangunan untuk lima tahun kedepan.
“Melalui penetapan prioritas daerah, yang diikuti dengan program dan kegiatan prioritas, perencanaan ini akan lebih terfokus pada tujuan untuk memenuhi kedua hal tersebut,” ungkapnya.
Risambessy menandaskan, sesuai amanat peraturan perundang-undangan, dalam kaitan dengan upaya untuk menjamin keberlanjutan pembangunan di daerah, maka perencanan tahun 2019 dilaksanakan dengan berpedoman pada RPJPD Kabupaten Malra Tahun 2005-2025, sehingga arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2019 dapat digambarkan secara garis besar melalui tema dimaksud.
“Kepada seluruh elemen masyarakat agar berpartisipasi dan mendukung pelaksanaan pembangunan ini, karena hakekatnya pembangunan ini adalah pembangunan dari, oleh dan untuk masyarakat,” katanya.
“Pemerintah daerah senantiasa terbuka dan menerima setiap saran, masukkan bahkan kritik sekalipun, sepanjang semua itu dilakukan dalam koridor dan tujuan untuk membangun Malra yang lebih baik ke depan,”katanya lagi.
Hadir dalam acara pembukaan Musrenbang tersebut yakni Forkopimda, Penjabat Sekda Malra, Pimpinan SKPD, para raja, para kepala ohoi, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat. (MP-11)


