KPU Malra Gelar Debat Publik Calon Bupati

  • Whatsapp
Langgur, Malukupost.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) menggelar Debat Publik pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati, dengan mengambil tema peningkatan kesejahteraan masyarakat di Bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Reformasi Birokrasi, di Ballroom Kimson Hotel, Senin (23/4).    Ketua KPU Malra Engelberthus Dumatubun ketika membuka acara itu menyatakan, debat publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Malra adalah salah satu jenis kampanye yang difasilitasi oleh KPU.

Langgur, Malukupost.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) menggelar Debat Publik pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati, dengan mengambil tema peningkatan kesejahteraan masyarakat di Bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Reformasi Birokrasi, di Ballroom Kimson Hotel, Senin (23/4).

Ketua KPU Malra Engelberthus Dumatubun ketika membuka acara itu menyatakan, debat publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Malra adalah salah satu jenis kampanye yang difasilitasi oleh KPU.

“Dalam peraturan KPU nomor 4 pasal 20 disebutkan bahwa debat publik atau debat terbuka antar Paslon diselenggarakan oleh KPU Provinsi maupun Kabupaten Kota dan disiarkan langsung oleh lembaga penyiaran publik atau lembaga penyiaran swasta. Dari debat ini diharapkan masyarakat dapat mengenal calon Bupati dan Wakil Bupati Malra tahun 2018. Mengetahui visi misi dan programnya sehingga dapat menentukan pilihan pada tanggal 27 nanti,” katanya.

Terkait tema debat, kata dia, dimaksudkan agar calon pemimpin dapat memberikan gagasan-gagasan guna pengembangan dan kemajuan di Malra sesuai harapan seluruh masyarakat.

“Kita inginkan Pilkada Malra 2018 ini bisa melahirkan pemimpin daerah yang betul-betul memiliki komitmen yang tinggi untuk mensejahterakan rakyat dan memajukan daerah. Oleh karena itu, materi debat ini lebih ditujukan untuk bagaimana langkah-langkah kongkrit dan logis yang ditawarkan paslon guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Selain itu, memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan bagaimana ide-ide serta pikiran cerdas dari paslon untuk menyeleseaikan berbagai macam persoalan yang ada di Malra.

Bagi masyarakat Malra, debat publik merupakan salah satu pendidikan politik, dimana rakyat dipersilakan merekam dan mencatat janji-janji yang disampaikan paslon. Visi misi dan program kerja yang ditawarkan disimpan, dan kelak ditagih realisasinya.

Berdasarkan pantauan, debat publik paslon Bupati dan Wakil Bupati dibagi atas beberapa segmen yakni, penyampaian visi misi, penajaman visi misi, tanya jawab dan sanggahan, tanya jawab dan sanggahan tentang tema, pertanyaan yang akan diberikan oleh masyarakat kepada masyarakat, dan clossing statmen paslon.

Untuk menjaga keamanan selama berlangsungnya Debat Publik, pihak keamanan baik TNI Polri disiagakan baik diluar mapun di dalam gedung, bahkan pemeriksaan cukup ketat bagi tamu maupun undangan sebelum memasuki arena debat.

Tiga Paslon Bupati dan Wakil Bupati Malra 2018, mulai dari nomor urut 1 Angelus Renjaan dan Hamzah Rahayaan (AMANAH), nomor urut 2 Eusebius Utha Safsafubun dan Abdurahman Matdoan (UTAMA), dan Paslon nomor urut 3 Muhammad Thaher Hanubun dan Petrus Beruatwarin (MTH-PB), keseluruhannya hadir dalam debat publik tersebut. (MP-5)

Pos terkait