Said Assagaff Minta Jangan Fitnah Saat Kampanye

  • Whatsapp
Ambon, Malukupost.com - Calon Gubernur Maluku, Said Assagaff meminta kepada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku lain yang bertarung pada Pilkada Maluku 27 Juni 2018 agar jangan saling memfitnah saat berkampanye.    "Jangan saling memfitnah orang saat berkampanye, tetapi harus aman, jujur dan tenang seperti yang dilakukan pasangan 'SANTUN' (Said Assagaff-Anderias Rentanubun),"ujar Said saat melakukan kampanye terbatas di kawasan wisata pantai Negeri Amahusu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Selasa (3/4) petang.

Ambon, Malukupost.com – Calon Gubernur Maluku, Said Assagaff meminta kepada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku lain yang bertarung pada Pilkada Maluku 27 Juni 2018 agar jangan saling memfitnah saat berkampanye.

“Jangan saling memfitnah orang saat berkampanye, tetapi harus aman, jujur dan tenang seperti yang dilakukan pasangan ‘SANTUN’ (Said Assagaff-Anderias Rentanubun),”ujar Said saat melakukan kampanye terbatas di kawasan wisata pantai Negeri Amahusu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Selasa (3/4) petang.

Dalam kampanye yang dihadiri ratusan warga dari desa-desa di Kecamatan Nusaniwe, Said menyatakan, rakyat Maluku sudah memahami dan pintar dalam menilai berbagai persoalan yang terjadi.

“Kalau hanya ingin menjatuhkan saya sebagai petahana dengan cara memfitnah dan berita bohong, maka tidak mungkin bisa menang. Program pasangan SANTUN sangat terukur karena beringinan membangun Maluku yang aman, rukun, damai, sejahtera dan Maluku yang demokratis dan bekelanjutan serta dijiwai semangat Siwalima,” ujarnya.

Dia mengemukakan, pasangan “SANTUN” mengutamakan tiga program prioritas dalam membangun Maluku lima tahun mendatang yakni pendidikan dengan tujuan tidak akan ada lagi anak-anak Maluku bodoh.

“Anak-anak maluku harus pintar. Karena itu kita akan membangun Institut Negeri Ambon (ITA) sehingga orang luar mau belajar tehnologi harus datang ke Ambon,” katanya.

Prioritas kedua yakni masalah kesehatan melalui peningkatan status Fakultas Kedokteran pada Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, yang saat ini telah berhasil meluluskan 50 orang dokter setiap tahun.

“Jadi di Unpatti setiap tahun mewisuda 50 orang jadi Dokter. Dengan demikian kalau sampai 10 tahun ke depan sudah 500 orang dokter yang dihasilkan dari Unpatti. Program ini dilakukan agar seluruh anak atau orang Maluku menjadi lebih terjamin kesehatannya di masa mendatang,” tandasnya.

Program ketiga, yakni membangun sektor pariwisata mengingat Maluku memiliki potensi dan kekayaan luar biasa di sektor ini, di samping masih alamiah dan cantik keindahan alamnya, sehingga wisatawan semakin ramai berkunjung dan betah tinggal berlama-lama di sini.

“Karena itu yang perlu dijaga dan pelihara saat ini yakni kondisi keamanan harus kondusif. Jangan ada lagi perkelahian, Stop bakalai (berkelahi). Bantu aparat TNI/Polri untuk menjaga keamanan, sehingga semakin banyak wisatawan ingin berkunjung ke maluku guna menikmati keindahan alam dan objek wisata yang dimiliki,” ujarnya.

Dia juga meminta para kandidat Gubernur – Wakil Gubernur lainnya untuk lebih menampilkan program kerja yang terukur dan berkualitas, sehingga dapat diketahui oleh masyarakat.

Kampanye terbatas ini juga diisi orasi dari Ketua Pemenangan pasangan “SANTUN”, Richard Louhwenapessy dan Richard Rahakbauw serta Wakil Ketua DPRD Maluku dari Partai Demokrat, Elviana Pattiasina. (MP-5)

Pos terkait