Harga Gula Pasir Di Masohi Stabil

Ambon, Malukupost.com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Maluku Tengah menyatakan, harga gula pasir di Masohi, ibu kota kabupaten setempat pada awal pelaksanaan ibadah puasa stabil dan stok tersedia dalam jumlah banyak.

Ambon, Malukupost.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Maluku Tengah menyatakan, harga gula pasir di Masohi, ibu kota kabupaten setempat pada awal pelaksanaan ibadah puasa stabil dan stok tersedia dalam jumlah banyak.

Kadis Perindag Maluku Tengah, Kace Pattiasina, dihubungi dari Ambon, Jumat (18/5), mengatakan, stok gula pasir diprakirakan memenuhi lebih dari 500.000 jiwa penduduk setempat hingga perayaan Idul Fitri 1439 Hijriah.

Tim Disperindag Maluku Tengah yang intensif melakukan pemantauan di pasaran setiap pekan mencatat harga gula pasir Rp665.000/ parti dan Rp14.000/Kg.

Para distributor telah memasok sebagai cadangan dan menyimpannya di masing – masing gudang sehingga stok gula terjamin.

“Jadi masyarakat, terutama umat Islam yang menunaikan Puasa jangan membeli gula pasir dalam jumlah besar karena stok tersedia dan harga tidak mengalami kenaikan,” ujar Kace.

Dia juga telah berkoordinasi dengan para distributor agar memasok gula pasir maupun kebutuhan pokok masyarakat lainnya rutin setiap pekan dari sentra produksi Makassar, Sulawesi Selatan maupun Surabaya, Jawa Timur.

“Pelaksanaan Puasa ini berlaku secara internasional sehingga stok bahan pokok masyarakat seperti gula pasir, beras maupun telur yang dipasok dari sentra produksi harus dicadangkan minimal kebutuhan sebulan karena dibutuhkan warga di 35 provinsi,” kata Kace.

Disinggung beras, dia menjelaskan, stok tersedia dalam jumlah banyak oleh para distributor karena mempertimbangkan tingginya permintaan masyarakat untu memenuhi kebutuhan ibadah Puasa.

“Kami pun berkoordinasi dengan para distributor beras yang intensif memasok beras dari Makassar, Sulawesi Selatan maupun Surabaya, Jawa Timur agar tersedia stok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Kace.

Dia mengakui, stok beras secara keseluruhan sebenarnya mencukupi kebutuhan masyarakat Maluku Tengah hingga paska perayaan Idul Fitri 1439 Hijriah.

Stok beras juga disangga produksi petani di dataran Pasahari, Seram Utara yang berdasarkan program Bupati, Abua Tuasikal dan Wakil Bupati, Martlattu Leleurry dialokasikan anggaran untuk subsidi.

“Jadi masyarakat di Masohi dan sekitarnya membeli beras produksi petani dataran Pasahari dengan selisih harga maupun ongkos lainnya ditanggung Pemkab Maluku Tengah,” tandas Kace. (MP-2)

Pos terkait