AMBON, MalukuPost.com – Kota Tual berhasil keluar sebagai Juara Umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026 setelah mengumpulkan nilai tertinggi, yakni 409 poin berdasarkan Keputusan Dewan Hakim.
Berdasarkan sistem penilaian, yakni juara I memperoleh 20 poin, juara II 15 poin, juara III 10 poin, harapan I tiga poin, harapan II dua poin, dan harapan III satu poin.
Selain Kota Tual di posisi pertama, peringkat kedua diraih Kabupaten Maluku Tengah dengan nilai 389, disusul Kabupaten Maluku Tenggara di posisi ketiga dengan 218 poin. Selanjutnya Kabupaten Seram Bagian Timur (198), Kabupaten Buru (183), Kota Ambon (154), Kabupaten Seram Bagian Barat (129), Kabupaten Buru Selatan (122), Kabupaten Kepulauan Aru (60), Kabupaten Kepulauan Tanimbar (31), dan Kabupaten Maluku Barat Daya (19).
Penutupan MTQ XXXI Provinsi Maluku di gedung Islamic Center, Minggu (27/06/2026), berlangsung khidmat dan secara resmi ditutup oleh Wakil Ketua DPRD Maluku, Asis Sangkala, yang mewakili Ketua DPRD Maluku, yang ditandai dengan menutup Mushaf Al-Qur’an.
Dalam sambutannya, Asis menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Maluku, pemerintah kabupaten/kota, dewan hakim, panitia pelaksana, aparat TNI-Polri, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan MTQ sejak 22 hingga 28 Juni 2026.
Menurutnya, tema MTQ XXXI, “Mewujudkan Generasi Qur’ani yang Berakhlak Mulia, Harmonis, dan Berdaya Saing Par Maluku Pung Bae”, memiliki makna yang sangat mendalam di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Maluku, kata dia, tidak hanya membutuhkan generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga generasi yang berakhlak mulia dan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
“Semangat ini sejalan dengan cita-cita Par Maluku Pung Bae, yakni membangun Maluku yang maju, adil, sejahtera, harmonis, serta terus menjaga budaya hidup orang basudara,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada para peserta agar prestasi yang diraih menjadi motivasi untuk terus belajar dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Sementara bagi peserta yang belum berhasil meraih prestasi, diminta untuk tidak berkecil hati dan terus meningkatkan kemampuan.
“DPRD Maluku berkomitmen terus mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui pembinaan keagamaan dan penguatan nilai-nilai moral, sehingga pembangunan daerah semakin kokoh dengan landasan iman serta mampu melahirkan generasi yang berdaya saing,” katanya.
Sementara itu, Plt Ketua LPTQ Provinsi Maluku, Kasrul Selang, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ XXXI sejak dibuka pada 22 Juni hingga berakhir pada 27 Juni 2026 berlangsung tertib, aman, dan lancar.
Ia mengatakan sebanyak 735 peserta dan ofisial mengikuti MTQ yang diperlombakan di delapan arena (venue). Tingginya antusiasme masyarakat yang memadati lokasi perlombaan untuk memberikan dukungan kepada para peserta menjadi salah satu kebanggaan penyelenggara.
Kasrul juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Maluku, DPRD Maluku, pemerintah kabupaten/kota, TNI-Polri, dewan hakim, panitera, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan MTQ XXXI Provinsi Maluku.
Ia berharap pemerintah kabupaten/kota yang berminat menjadi tuan rumah MTQ Provinsi Maluku berikutnya dapat segera menyampaikan usulan kepada LPTQ Provinsi Maluku.
Terkait persiapan MTQ Nasional di Semarang, Jawa Tengah, Kasrul menjelaskan bahwa peserta yang akan mewakili Maluku akan ditentukan melalui proses pengukuran kompetensi. Karena itu, tidak seluruh cabang dan golongan yang diperlombakan pada MTQ tingkat provinsi akan diikutsertakan pada MTQ Nasional.
Di akhir laporannya, Kasrul mengucapkan selamat kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi. Sementara bagi peserta yang belum berhasil menjadi juara, ia mengajak untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan agar dapat memberikan yang terbaik bagi daerah masing-masing dan mengharumkan nama Provinsi Maluku pada ajang-ajang berikutnya.


