Ambon, Malukupost.com – Transaksi emas di pinggir jalan yang dilakukan para pedagang di kawasan pertokoan Ambon Plaza (Amplaz) maupun Tanah Tinggi, depan kantor Pegadaian Cabang Ambon masih sepi.
Berdasarkan pemantauan di emperan pertokoan Jalan Latuharhari tepatnya di depan pertokoan Plaza Matahari, Selasa (22/5), mencatat, para pedagang pinggiran terlihat duduk-duduk saja sambil memamerkan barang emas yang akan dijual kepada masyarakat.
“Belum ramai abang. Masih seperti biasa saja – sepi, kemungkinan satu minggu menjelang lebaran pasti ada saja masyarakat yang menjual atau membeli emas,” kata Halima.
Masih dalam situasi puasa begini belum terlalu ramai, dan itu terbukti dalam tiga hari belakangan ini emas yang baru terjual sebanyak enam gram dalam bentuk mainan kalung dan juga giwang.
“Pokoknya sejak dimulainya pelaksanaan puasa masih sepi dan hari ini kebetulan baru berhasil menjual dua gram emas dalam bentuk giwang,” katanya.
Tetapi sudah pasti menjelang perayaan hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah ada saja masyarakat yang datang menjual maupun membeli.
“Momen-momen seperti itu ada saja masyarakat yang datang untuk membeli maupun menjual emas guna mendapatkan uang tunai guna memenuhi kebutuhan di rumah,” kata Udin pembeli yang berdampingan dengan Halima.
Dia mengatakan, para teman-teman pedagang emas saat ini memilih untuk kegiatan solder yang bisa mendapatkan rejeki, sebab ada saja warga yang memperbaiki barang emas yang rusak.
Dia menjelaskan, biaya solder satu titik Rp20.000, tergantung tingkat kerusakan, ada yang patah atau putus.
“Jadi kalau ada kerusakan yang berlebihan, maka harus sepakat dulu sebelum dilakukan solder. Kalau rusaknya banyak harus ada penambahan emas. Itu berarti bayarannya bervariasi Rp25.000 hingga Rp30.000 /titik,” ujarnya.
Harga emas sejak beberapa bulan belakangan ini di toko-toko perhiasan di Kota Ambon Rp600.000/gram, bahkan ada informasi harga emas akan naik hingga Rp640.000/gram. Jadi harus diperhitungkan baik-baik karena itu emas yang dibelinya dari masyarakat juga tergantung dari tingkat kerusakan.
“Kalau banyak yang putus atau emasnya sudah lama berarti harga belinya Rp430.000 hingga Rp500.000/gram. Kelihatan masih bagus Rp540.000/gram,” katanya. (MP-5)


