Ambon, Malukupost.com – 23 Mei 2017 – 22 Mei 2018 adalah masa satu tahun kepemimpinan Richard Louhenapessy sebagai Walikota bersama Wakil Walikota Syarif Hadler yang dilantik oleh Gubernur Maluku.
Walikota Ambon, Richard Louhenapessy menyatakan selama satu tahun kepemimpinan dirinya bersama Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler menyadari masih banyak kekurangan yang dimiliki baik dalam mengayomi masyarakat maupun menata pelayanan Aparatur Sipil Negara di jajaran Pemerintah Kota Ambon.
“Kalau selama ini ada banyak penghargaan yang diberikan pemerintah pusat, serta banyaknya kegiatan nasional yang berlangsung di Kota Ambon. Hal itu bukan karena kemampuan kami berdua, namun itu semua karena kerja keras dan dukungan bersama oleh kita semua,”ungkapnya di Ambon, Selasa (22/5)
Diakui Louhenapessy, dirinya dan Wakil Walikota sangat membutuhkan kerja sama oleh para asisten, staf ahli, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), staf dan seluruh masyarakat Ambon.
“Sehingga kekurangan dan kelemahan yang selama kurang lebih satu tahun kepemimpinan ini dapat dibenahi di kemudian hari,”ujarnya.
Laouhenapessy berharap, memasuki tahun ke-2 pemerintahannya seluruh ASN dilingkup Pemkot Ambon dapat bekerja dengan hati dan tidak mengharapkan sesuatu dari kerja yang dilakukan tersebut.
“Sebab kerja kita hari ini, akan sangat menentukan nasib anak cucu kita kedepan,”tandasnya.
Louhenapessy juga menegaskan dirinya dan Wakil Walikota tidak pernah ada dendam yang pendam selama ini sehingga kalau ada sesuatu yang dianggap sebagai balas dendam, itu sama sekali tidak benar.
“Yang kita lakukan selama ini, hanyalah pembinaan. Kalau sudah bisa dibina, akan kita kembalikan, namun kalau masih pura-pura, ya akan terus dibina sampai sadar,” katanya.
Louhenapessy menganalogikan bekerja seperti menabur benih. Kalau menabur benih ditanah yang subur, pasti benihnya akan berkembang.
“Namun kalau kita menabur diatas pasir, maka benihnya akan tumbuh sesaat dan kemudian layu dan mati,”tegasnya.
Louhenapessy menambahkan, dengan berbagai capaian yang ada merupakan tantangan agar kinerja Pemkot Ambon harus semakin baik kedepan. Sebab award atau penghargaan hanyalah bonus dari kerja keras bersama selama ini.
“Mari saudara, kita bekerja dengan hati. Kita evaluasi apa yang sudah kita lakukan. Yang masih kurang, kita perbaiki, yang sudah baik kita tingkatkan,” pungkasnya. (MP-8)



