Pelaksanaan Pilkada Lancar, IKP Di Kota Tual Terbantahkan

Ketua KPU Tual Apresiasi Kinerja Semua Pihak

Tual, Malukupost.com - Ketua KPU Kota Tual Ibrahim Faqih memberikan apresiasi yang setinggi tingginya atas kinerja Kepolisian Resort Maluku Tenggara (Malra) bersama TNI serta semua pihak dalam mengawal dan menjaga jalannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Tual yang berlangsung pada tanggal 27 Juni 2018 yang berakhir damai dan kondusif. “Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa kemarin telah dilakukan Pilkada di Kota Tual yakni Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur serta Walikota dan Wakil Walikota. Dalam Hajatan tersebut kita telah melihat dan merasakan secara bersama-sama bahwa mulai dari awal pelaksanaan hingga pada akhir pelaksanaannya, kondisi dan situasi di kota Tual tetap kondusif,”ujarnya di Tual, Jumat (29/6).

Tual, Malukupost.com – Ketua KPU Kota Tual Ibrahim Faqih memberikan apresiasi yang setinggi tingginya atas kinerja Kepolisian Resort Maluku Tenggara (Malra) bersama TNI serta semua pihak dalam mengawal dan menjaga jalannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Tual yang berlangsung pada tanggal 27 Juni 2018 yang berakhir damai dan kondusif.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa kemarin telah dilakukan Pilkada di Kota Tual yakni Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur serta Walikota dan Wakil Walikota. Dalam Hajatan tersebut kita telah melihat dan merasakan secara bersama-sama bahwa mulai dari awal pelaksanaan hingga pada akhir pelaksanaannya, kondisi dan situasi di kota Tual tetap kondusif,”ujarnya di Tual, Jumat (29/6).

Dijelaskan Faqih, walaupun ada sedikit ketegangan di hari pemungutan suara namun menurutnya dalam sebuah proses demokrasi tentunya ada perbedaan pandang dan pilihan bagi masing-masing orang dan hal itu masih lumrah terjadi namun harus tetap di dalam koridor dan pengawasan pihak pengamanan serta masih di dalam situasi yang bisa dikendalikan.

“ Bagi saya, itu adalah suatu hal yang normal dan wajar-wajar saja ketika ada perbedaan pendapat dalam suatu proses demokrasi,”ujarnya.

menurut Faqih, saat hari pelaksanaan pemungutan suara itu, warga, Paslon, simpatisan, dan penyelenggara pemilihan di Kota Tual menunjukkan kepada Indonesia bahwa predikat tertinggi untuk Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) terdapat di kota Tual yaitu dengan perolehan rangking ke 1 untuk seluruh daerah di Indonesia.

“Namun kita bersama-sama sudah membuktikan bahwa hal tersebut tidak tepat,” tandasnya.

Faqih menambahkan, pihaknya bersama warga kota Tual dalam pertemuan-pertemuan dan memang sering terjadi perdebatan dan berbeda pandangan. Akan tetapi ketika pertemuan menghasilkan sebuah keputusan maka itu dilaksanakan dengan sepenuh hati oleh seluruh warga masyarakat.

“Saya pikir itu ciri-ciri kami, jadi pastinya terdapat gesekan saat pertemuan. Namun bagi saya itu adalah hal yang biasa terjadi apalagi ketika pada proses pemungutan suara, pasti saja masing-masing orang memliki pandangan yang berbeda-beda,”pungkasnya. (MP-15)

Pos terkait