Musrenbang Provinsi Maluku Fokus Penanganan Dampak Ekonomi dan Sosial Akibat Wabah Covid-19

  • Whatsapp
Gubernur Maluku, Murad Ismail memimpin Musrenbang Tingkat Provinsi Maluku melalui video conference
Gubernur Maluku, Murad Ismail memimpin Musrenbang Tingkat Provinsi Maluku melalui video conference

Ambon, Malukupost.com – Pemerintah Provinsi Maluku untuk menggelar agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) tingkat provinsi yang dilakukan secara online atau melalui video conferense dalam suasana kewaspadaan dan upata ‘Potong Pele’ covid-19.

Gubernur Maluku, Murad Ismail dalam sambutannya menyatakan Musrenbang difokuskan pada penanganan dampak ekononomi dan sosial yang ditimbulkan akibat menyebarnya wabah Covid-19, sedangkan pemanfaatan video conference akibat wabah Covid-19 ini tidak mengurangi nilai dan output serta mekanisme perencanaan.

“Sebab stakeholder terkait tetap bertemu dan bermusyawarah secara virtual untuk menyusun perencanaan pembangunan Maluku tahun 2021, walau dari tempat masing-masing,” ujarnya di Ambon, Selasa (14/4).

Murad menandaskan, perencanaan tahun 2021 terkait penurunan angka kemiskinan, peningkatan SDM unggul, optimalisasi pengelolaan SDA dan penguatan konektivitas secara berkelanjutan, perlu mempertimbangkan alokasi pembiayaan tertentu secara spesifik, untuk mengatasi efek lanjutan dari wabah Covid-19.

“Seluruh rumusan kesepakatan program dan kegiatan hasil Rakor Teknis Perencanaan Pembangunan, akan difokuskan pada penanganan dampak ekonomi dan sosial yang ditimbulkan akibat wabah Covid-19, terutama memperbaiki dan mendukung penyelenggaraan pelayanan dasar,” ungkapnya.

Dijelaskan Murad, melemahnya ekonomi dunia akibat pengaruh Covid-19 berdampak terhadap ekonomi nasional dan Maluku. Untuk itu, seluruh target indikator makro ekonomi yang telah ditetapkan perlu dievaluasi dan disesuaikan dengan kondisi terkini untuk perbaikan ekonomi rakyat.

“Penyesuaian perubahan APBD tahun 2020, dalam rangka penanganan Covid-19, harus tepat sasaran, dan meresponi kebutuhan masyarakat,” tandasnya.

Murad meminta seluruh pelibatan ASN dan TNI/Polri harus dipastikan memberikan dukungan untuk mempertahankan kestabilan ekonomi dan sosial masyarakat, sebagai dukungan pada gerakan ‘Potong Pele’ Covid-19

Pos terkait