Laporan Rudi Fofid-Ambon
Ambon, Malukupost.com – Sejumlah dosen dan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (Stikom) Ambon turun ke jalan. Mereka membagi masker secara cuma-cuma kepada warga yang melintas di mata jalan.
Aksi berbagi masker dilakukan Selasa (21/4) pagi di perempatan Toko Simpang-Masjid Alfatah. Sehari sebelumnya, aksi yang sama digelar di perempatan Polsek Sirimau-Gong Perdamaian Dunia. Aksi masih akan terus dilakukan pada hari-hari mendatang.
Pantauan Media Online Maluku Post di lokasi aksi, para mahasiswa dan dosen memanfaatkan situasi lampu merah. Ketika kendaraan berhenti, para pengendara sepeda motor, sopir angkot dan penumpang, abang becak, dan pejalan kaki yang tidak mengenakan masker, langsung diberi masker. Beberapa warga yang sudah punya masker pun meminta masker dan dilayani.
Aksi bagi-bagi masker dipimpin Penanggung Jawab Bidang Kemahasiswaan Nabila Payapo S.Pd,M.Kom bersama Ketua Program Studi Teknik Informatika Rowan Daflix Syaranamual S.Si, M.Si, Ketua Program Studi Sistem Informasi M. Ikbal Siami M.Cs, Ketua Progra Studi Komputerisasi Akuntansi Perpajakan F.J. Maitimu SE, M.Si dan Ketua Program Studi Manajemen Informatika Rahmawati Rumau S.Pd, M.Kom.
“Ada 2000 masker yang kita bagikan kepada pengendara yang melintas dan masyarakat,” Sebut Nabila Payapo di sela pembagian masker.
Nabila menjelaskan, kegiatan ini sebagai bentuk nyata kepedulian Stikom Ambon untuk ikut serta menekan penyebaran Covid-19 di Ambon.
“Masker merupakan salah satu pertahanan untuk menjaga diri dari penyebaran dan penularan virus corona, Kami sangat berharap, masker bisa selalu dipakai masyarakat sebagai pelindung mulut, saat berinteraksi dengan orang lain di lingkungan rumah maupun kerja, agar terhindar dari corona,” imbuhnya.
Ketua Progra Studi Komputerisasi Akuntansi Perpajakan F.J. Maitimu, SE, M.Si juga mengatakan, kegiatan ini adalah instruksi langsung pimpinan Stikom Ambon sebagai dukungan terhadap pemerintah Provinsi Maluku terkait himbauan mewajibkan seluruh masyarakat menggunakan masker.
Maitimu berharap, kegiatan ini dapat menjadi contoh dan memotivasi masyarakat untuk bersama bahu membahu melawan corona. (Malukupost)


