Tiga Unit Pasar Rakyat Di Malra Hari Ini Diresmikan

  • Whatsapp
Bupati Malra, Drs. Hi. M. Thaher Hanubun, saat Peresmian 3 (tiga) unit Pasar Rakyat, yakni Pasar Elat-2 (Kecamatan Kei Besar), Mastur Baru Lokasi Rat (Kecamatan Kei Kecil Timur) dan Fangvur Lokasi Langgur (Kecamatan Kei Kecil). Selasa (2/6/2020)

Langgur, Malukupost.com – Peresmian 3 (tiga) unit Pasar Rakyat, yakni Pasar Elat-2 (Kecamatan Kei Besar), Mastur Baru Lokasi Rat (Kecamatan Kei Kecil Timur) dan Fangvur Lokasi Langgur (Kecamatan Kei Kecil), adalah bagian dari program Revitalisasi Pasar Rakyat.

Hal tersebut merupakan pelaksanaan dari amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, dan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pembangunan Pasar Rakyat.

Disela-sela peresmian ketiga unit pasar tersebut, Selasa (2/6/2020), Bupati Maluku Tenggara (Malra), M. Thaher Hanubun menjelaskan, untuk memperlancar arus distribusi barang serta meningkatkan daya saing pasar dalam negeri, perlu mengembangkan sarana perdagangan berupa pasar rakyat.

“Selain itu, sarana pendukung lainnya juga perlu dikembangkan, sehingga para pedagang serta pelaku usaha kecil dan menengah dapat tumbuh dan berkembang,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan yang berkesinambungan mutlak dilaksanakan dalam menciptakan kesejahteraan yang merata.

Untuk itu, peran serta stakeholder dan partisipasi masyarakat sangat diperlukan sebagai wujud kebersamaan dalam pembangunan daerah.

“Namun, setiap langkah dan strategi hendaknya mempertimbangkan segala prioritas yang memiliki korelasi antara bidang yang dengan bidang yang lainnya, sehingga percepatan pembangunan terlaksana secara seimbang,” katanya.

Bupati Hanubun mengungkapkan, indikasi keberhasilan pelaksanaan pembangunan di suatu daerah dapat dilihat dari peningkatan perekonomian rayat, tingkat pendidikan dan kualitas kesehatan.

Untuk perekonomian, bukti fisiknya adalah ketersediaan sarana dan prasarana perdagangan berupa pasar, sarana transportasi jalan dan jembatan, tol laut dan sebagainya.

“Semuanya merupakan sarana vital yang diperlukan masyarakat untuk mempermudah memasarkan hasil pertanian, perkebunan dan perikanan, sebagai upaya untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat, sehingga pada akhirnya dapat pula meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat itu sendiri,” tandasnya.

Dijelaskan Bupati Hanubun, untuk menjawab permasalahan tersebut, sebagai bagian strategi dari proses pelaksanaan pembangunan ekonomi, maka pemerintah daerah bersinergi dengan pemerintah pusat.

“Alhamdulilah, puji Tuhan, pada tahun 2019, lewat Kementerian Perdagangan RI telah dibangun 3 (tiga) Unit Pasar Rakyat dengan sumber dana DAK Reguler dan Tugas Pembantuan, tediri dari Pasar Elat (Kecamatan Kei Besar), Mastur Baru Lokasi Rat (Kecamatan Kei Kecil Timur) dan Fangvur Lokasi Langgur (Kecamatan Kei Kecil),” tandasnya.

Untuk diketahui, pada tahun 2020, Pemkab Malra bekerja keras dan berkoordinasi, sehingga perhatian pemerintah pusat terus diberikan kepada Kei Besar melalui Jalan Trans Kei Besar, Tol Laut masuk Elat dan Listrik On Stay 24 jam.

Hal ini dapat meningkatkan pendapatn usaha, penciptaan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan sesuai strategi, arah dan kebijakan RPJMD Kabupaten Malra Tahun 2018-2023.

Bupati Hanubun berharap, ketiga pasar rakyat tersebut segera diisi oleh para pedagang dan pelaku usaha, jangan sampai terlihat kosong atau tidak difungsikan, sehingga dapat memperlancar arus distribusi barang, jasa serta menjaga kestabilan harga.

“Saya juga mau ingatkan, walau saat ini kita masih dihadapkan dengan virus Covid-19, namun kita semua tetap memperhatikan anjuran pemerintah dengan berpedoman pada protokol kesehatan, agar kita terhindar dari wabah tersebut,” pungkasnya.

Pos terkait