Tren Penyebaran Berita Hoaks Di Maluku Mengalami Penunurunan

  • Whatsapp

Ambon, MalukuPost.com – Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Maluku, Semmy Huwae menyatakan tren informasi penyebaran berita Hoaks sudah mengalami penurunan, jika dibandingkan periode sebelumnya.

“Tren penyebaran berita hoaks sampai pertengahan tahun ini mengalami penurunan. Dari periode maret sampai April terdapat 14 berita Hoaks, namun di periode Juni mengalami penurunan menjadi satu,”ujar Huwae di Ambon, Senin (08/06) usai pertemuan bersama komunitas masyarakat anti fitnah dan Hoaks (Mapindo), Komisi Informasi Provinsi (KIP) Maluku, dipimpim asisten III setda Maluku Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ismail Usemahu.

Huwae katakan, dengan adanya kerja pemerintah daerah bersama berbagai pihak bisa semakin mencerdaskan masyarakat.

“Jadi kalau dari maret dia tinggi sekali, grafiknya turun sampai di Juni tinggal satu berita hoaks. Itu berati terlihat pemda bekerja dan masyarakat semakin mengerti,”ungkapnya.

Dijelaskan Huwae, dalam rapat tersebut Mapindo berharap ada sinergitas kerja, sehingga kedepan trend penyebaran berita hoax semakin hari semakin terfokus. Pihaknya juga sudah menginisiasi dengan Direskrim Polda Maluku karena akses Mapindo ke Polda kecil sekali.

“Karena itu, Pemda Maluku lewat Dinas Kominfo bisa membantu menginisiasinya dengan Polda, sebab ketika kasus sampai di Reskrim pasti akan beproses hukum, supaya ada efek jera,” katanya.

“Lewat Mapindo ini ada penyelesaian antar kekeluargaan, literasi diperbanyak, dan edukasi dibangun. Tapi tidak ada efek jera. Makanya mereka berharap kalau mereka punya akses ke Polda mereka bisa teruskan itu ke Polda, kalau ada yang kapala batu, sengaja memanasin dengan isi hoaks,”katanya lagi.

Huwae manambahkan, sebagai komunitas masyarakat sipil Mapindo telah berjalan, berjuang, bekerja dan telah banyak memberikan solusi berkaitan dengan literasi, edukasi media, pencerdasan masyarakat.

“Supaya kemudian masyarakat tidak cerna informasi abal-abal, tapi harus jelas sumbernya, diklarifikasi dan dimengerti,” pungkasnya.

Pos terkait