ASN Pemprov Maluku Dihimbau Maksimalkan Protokol Kesehatan

  • Whatsapp
Ketua Pelaksana Harian Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang

Ambon, MalukuPost.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provisni Maluku, Kasrul Selang menghimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemprov Maluku untuk bersama-sama bersinergi memaksimalkan protokol kesehatan sebagai upaya menekan laju angka penyebaran Covid-19 yang terus mengalami peningkatan.

Himbauan ini disampaikan Sekda Maluku yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, kepada pejabat eselon II, III dan IV lingkup Pemerintah Provinsi Maluku.melalui video teleconference (vicon) Selasa (30/7).

“Kita juga sudah instruksikan kepada seluruh ASN untuk sementara menghindari dulu tempat-tempat ramai, selain protokol kesehatan lain yang harus dipatuhi sehingga bisa menekan angka covid,” kata Ksrul Selang melalui siaran pers yang dirilis Humas Pemprov Maluku, Selasa.

Sebagaimana diketahui, kata Sekda, laju data kasus positif covid di Provinsi Maluku hingga kini telah mencapai angka 700-an lebih. “Dengan kondisi seperti ini, maka kita harus berhati-hati, sehingga ketika beraktivitas di luar rumah dan masuk ke dalam rumah tidak membahayakan keluarga,”pesannya.

Sekda juga mengingatkan, dalam kondisi pendemi covid, ASN tetap dituntut untuk melaksanakan pelayanan publik baik di kantor maupun dari rumah (work for home).

“Dalam kondisi seperti ini (pendemi) selain kerja keras, kita harus bekerja denga ikhlas. Dan dalam aktivitas, kita menyerahkan segala seuatu kepada Allah SWT dan tetap ikhtiar dalam berbuat sesuatunya,” ujarnya.

Selain mengingatkan tentang protokol Covid yang harus dipatuhi, Sekda juga berharap ASN dapat menyampaikan pesan baik kepada masyarakat yang dimulai dari dalam keluarga dan kerabat terdekat terkait informasi penanganan Covid-19 di Maluku.

ASN perlu menjadi jembatan informasi mengingat masih banyaknya informasi-informasi negatif yang tentunya membentuk image yang buruk terhadap penanganan Covid-19 yang dilakukan pemerintah daerah saat ini.

“Kalau ada informasi atau berita-berita hoaks yang masih diragukan kebenarannya, jangan diteruskan sebelum dicek kebenarannya. Kita bisa mengecek ke Kominfo melalui chanel-chanel informasi pada Dinas Kominfo. Kita harus menjadi penyambung informasi baik terutama kepada keluarga dan masyarakat,”tandasnya.

Pos terkait