Tambah 14 Pasien Covid-19 Diawal Penerapan PSBB Transisi Di Ambon

  • Whatsapp

AMBON, MalukuPost.com – Di awal penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi oleh Pemerintah Kota Ambon, mulai 20 Juli, terjadi penambahan terkonfirmasi Covid-19.

Sesuai data Gugus Tugas Provinsi Maluku, untuk kota Ambon terjadi penambahan 14 orang, sehingga total Pasiem Covid-19 di kota Ambon, masih dalam perawatan mencapai 251 orang, dari sebelumnya 246.

Tambahan 14 orang terkonfirmasi Covid-19 sesuai data Gugus Tugas Provinsi Maluku, masing-masing inisial “AVP”, Perempuan (26), “NST”, Perempuan (27), “ST”, Perempuan, (39), “NA”, Perempuan, (20), “AI”, Laki-laki (52), “SP”, Perempuan (56), “IN”, Perempuan (18), “SS”, Laki-laki (50), “BWA”, Laki-laki (31), “S”, Laki-laki (35), “IL”, Laki-laki (20), “MRU”, Laki-laki (20), “RAH”, Laki-laki (32), “RKS”, Laki-laki, (20).

Sementara lima orang dari Maluku Tengah, inisial “DAW”, Laki-laki (51), “SYM”, Perempuan (42), “BS”, Laki-laki, (16), “AA”, Perempuan (13) dan “J”, Perempuan (39).

“Jadi untuk tambahan hari Ambon 14 orang, Maluku Tengah 5 orang,”ujar Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Penanganan Pencegahan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang dalam press release, senin (20/07).

Sebelumnya, minggu 19 Juli, terjadi penambahan 29 orang, masing-masing Kasus 930 inisial “JMT”, Perempuan 20 tahun, Kasus 931: “RB”, Perempuan, 47 tahun, Kasus 932: “SRP”, Perempuan, 46 tahun, Kasus 933: “BT”, Laki-laki, 38 tahun, Kasus 936: “LOS”, Laki-laki, 34 tahun, Kasus 937: “KMD”, Laki-laki, 32 tahun, Kasus 938: “AA”, Laki-laki, 33 tahun, Kasus 939: “LR”, Laki-laki, 36 tahun, Kasus 940: “LOH”, Laki-laki, 36 tahun, Kasus 941: “SK”, Laki-laki, 34 tahun, Kasus 942: “FM”, Laki-laki, 39 tahun, Kasus 943: “MFS”, Laki-laki, 38 tahun, Kasus 944: “SFN”, Laki-laki, 27 tahun, Kasus 945: “ML”, Perempuan, 38 tahun, Kasus 946: “WM”, Laki-laki, 21 tahun, Kasus 947: “HK”, Perempuan, 25 tahun, Kasus 948: “JJ”, Laki-laki, 28 tahun.

Kemudian kasus 949: “MM”, Laki-laki, 28 tahun, Kasus 950: “CEP”, Perempuan, 8 tahun, Kasus 951: “IKP”, Perempuan, 6 tahun, Kasus 952: “GJL”, Laki-laki, 6 tahun, Kasus 953: “SB”, Laki-laki, 20 tahun, Kasus 954: “FEP”, Perempuan, 40 tahun, Kasus 955: “MB”, Perempuan, 54 tahun, Kasus 956: “SP”, Laki-laki, 36 tahun, Kasus 957: “FAR”, Laki-laki, 20 tahun, Kasus 958: “P”, Laki-laki, 35 tahun, Kasus 959: “JM”, Laki-laki, 20 tahun, Kasus 960: “YA”, Laki-laki, 33 tahun.

Menurutnya, walaupun terjadi penambahan 14 orang, namun sembilan orang di Ambon juga dinyatakan sembuh, masing-masing Kasus 566: “JAP”, Laki-laki, 21 tahun, Kasus 782: “TS”, Laki-laki, 37 tahun, Kasus 808: “ART”, Laki-laki, 61 tahun, Kasus 821: “GS”, Laki-laki, 45 tahun, Kasus 823: “IH”, Laki-laki, 64 tahun, Kasus 827: ”AL”, Perempuan, 64 tahun, Kasus 831: “WM”, Perempuan, 36 tahun, Kasus 837: “NT”, Laki-laki, 26 tahun, Kasus 854: “TTP”, Perempuan, 28 tahun. Sedangkan satu orang dari Maluku Tengah, kasus 730 “DA”, Perempuan, 21 tahun.

“Untuk total kesembuhan 20 Juli, sebanyak 10 orang, sembilan dari Ambon dan 1 dari Malteng,”ucapnya.

Dengan demikian, kata dia secara keseluruhan terkonfirmasi Covid-19 di Maluku mencapai 979 orang, 613 telah dinyatakan sembuh, 20 orang meninggal dunia dan 346 orang masih dalam perawatan.

“Untuk 346 orang masih dalam perawatan tersebar di Ambon 251 orang, Buru 7 orang, Maluku Tengah 31 orang, SBB 3 orang, SBT 18 orang, Tual 16 orang, Maluku Tenggara 20 orang,”tuturnya.

Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP), menurutnya masih ada sebanyak 96 orang, tersebar di Ambon 93 orang, dan Maluku Tengah 3 orang.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) 332 orang, tersebar di Ambon 311 orang, dan Maluku Tengah 11 orang.

Pos terkait