Masjid, Sekolah dan Rumah Yang Rusak Karena Konflik Akan Dibangun Kembali
Piru, MalukuPost.com – Gubernur Maluku, Murad Ismail menyempatkan waktu untuk melakukan dialog dengan pemerintah, unsur pemuda, tokoh agama, dan perwakilan masyarakat Hualoy, Tomalehu, dan Latu Kabupaten Seram bagian Barat, Rabu (12/8).
Gubernur berharap agar negeri Latu-Hualoy yang kerap bertikai, tidak lagi berkonflik. Untuk infrastruktur rumah dan sekolah yang rusak akibat konflik lalu, akan diperbaiki, termasuk juga membangun masjid di ketiga negeri.
“Jika mereka tidak lagi ribut, kita akan bangun sekolah, rumah yang terbakar akibat konflik, termasuk masjid,” ungkapnya saat pertemuan dengan warga usai meninjau jembatan Waikaka.
Murad tegaskan, andai proses pembangunan ketiga fasilitas publik itu sedang dilakukan, lalu kembali terjadi konflik maka pemerintah tidak segan-segan menghentikan proses pengerjaan.
“Kalau sementara kita bangun, mereka masih berkelahi, kita berhentikan,” tandasnya.
Murad katakan, mengenai pembangunan tiga masjid di tiga desa yang pernah bertikai akan dibangun sama persis.
“Kita akan bangun ketiga masjid ini, sama persis modelnya. Tujuannya agar kedepan menjadi percontohan untuk daerah-daerah lain,” ujarnya.
Dijelaskan Murad, pihaknya akan melibatkan konsultan gambar dalam merancang pembangunan masjid tersebut. serta akan memperbaiki gedung sekolah yang terletak di Tomalehu dan rumah warga yang terbakar serta mengalami kerusakan. Untuk pembangunan akan dianggarkan melalui Balai dan Pemerintah Provinsi Maluku.
“Itu nanti akan dibiayai melalui bantuan langsung dari Balai dan Provinsi. Kita tidak tunggu APBD Pemkab SBB karena terlalu lama, jadi kita segera selesaikan,” pungkasnya.


