Status Orno Dalam Kajian Di DPD PDI Perjuangan Maluku

  • Whatsapp
Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Murad Ismail (Kiri), Barnabas Orno (kanan(

Murad Tegaskan Tidak Pernah Marah Dengan Orno

Ambon, MalukuPost.com – Sampai saat ini proses pemecatan terhadap Barnabas Orno, dari keanggotaan PDI Perjuangan masih dalam kajian di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Maluku.

Seperti diketahui, proses kajian terhadap Barnabas Orno, berkaitan dengan dukungan politik dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) kepada adik kandungnya Odie Orno, serta pernyataan ingin berpaling ke Partai Golkar yang dianggap telah melanggar atau tidak mematuhi keputusan DPP PDI-P.

“Untuk persoalan Orno, sudah ada kajian dari DPD, cuma gara-gara adiknya langsung menyatakan diri mau masuk di Golkar. Jadi biarin saja,”ujar Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku, Murad Ismail, di Ambon, Selasa (11/09).

Menurut Murad, dari hasil kajian itu, barulah DPD mengajukan ke DPP untuk selanjutnya diambil langkah seperti apa.

“Jadi nanti partai yang kaji, saya cuma terima hasilnya, dan saya sudah bicara dengan sekjen partai bahwa kita di Maluku seperti ini situasinya, dari DPP mengatakan tolong dikaji di daerah, nanti apa hasil kajian itu kita kirim ke DPP,”ungkapnya.

Murad yang juga menjabat, Gubernur Maluku itu mengakui tidak pernah ada masalah apapun, bahkan tidak pernah marah Barnabas Orno, Wakil Gubernur.

“Saya sama Wakil Gubernur tidak ada masalah apa-apa dan saya tidak pernah marah dia, dia sendiri yang tidak pernah masuk kantor, masa saya yang musti disalahin,”tandasnya.

Murad menambahkan, dirinya selalu berdiam, tidak pernah membicarakan kejelekan Orno. Bahkan proses pemerintahan daerah provinsi Maluku berjalan seperti biasa.

“Saya tidak pernah marah, saya tidak pernah ngomong, kalian boleh cek dimana-dimana saya pernah ngomong wakil saya seperti apa, terserah dia, memang sifatnya dia begitu kita mau bikin apa,”ketusnya.

Pos terkait