Wajah Destinasi Wisata Pantai Ngurbloat Terus Dibenahi Menuju Wisata Sehat

  • Whatsapp
Ketua Badan Pengelola Destinasi Ngurbloat Ohoi Ngilngof, Ronald Tethool, S.Ap.

Langgur, MalukuPost.com – Pengelola Destinasi Wisata Ngurbloat, Ohoi (desa) Ngilngof, Kecamatan Manyeuw terus berupaya dalam mengembangkan lokasi wisata pantainya tersebut.

Salah satunya yakni terkait penataan tempat untuk memarkir kendaraan para pengunjung maupun tamu yang hendak berwisata di lokasi tersebut.

Masalah tempat parkiran kendaraan tersebut dinilai sejumlah pihak sangat jauh jaraknya ke lokasi wisata, sehingga berkurangnya jumlah pengunjung.

Ketua Badan Pengelola Destinasi Ngurbloat, Ronald Tethool, menjelaskan bahwa penyebab utama menurunnya kunjungan wisatawan ke Ngurbloat akibat dampak dari Pandemi Covid-19.

“Bukan Ngurbloat saja yang kena dampaknya, namun tempat-tempat wisata lainnya juga menurun angka kunjungan wisatawan,” ujarnya di Ngilngof, Selasa (15/9/2020).

Tethool mengungkapkan, lokasi tempat parkiran tersebut telah menjadi bagian dari strategi pariwisata yang berkelanjutan.

“Kami terus berupaya untuk menyediakan lokasi wisata yang sehat, karena pihak Ngurbloat tengah bertransformasi menuju wisata yang sehat,” imbuhnya.

Tethool mengatakan, terkait keluhan pengunjung tentang jauhnya jarak yang ditempuh dengan berjalan kaki dari lokasi parkiran tempat istirahat (pondok, gazebo dan lain-lain), pihaknya menginginkan para pengunjung menikmati lingkungan yang bersih dan bebas dari polusi.

“Jarak dari parkiran ke tempat istirahat pondok hanya 80 meter. Kalau kita ikuti Standarisasi Pariwisata itu 100 sampai 200 meter. Selain itu, dengan berwisata jalan kaki juga itu sehat,” tandasnya.

Menurutnya, dengan kondisi lokasi wisata yang bersih dan bebas polusi tersebut, kini para wisatawan maupun warga yang berkunjung ke Ngurbloat dapat menikmati lingkungan yang asli, bersih, bebas debu, dan bebas polusi.

“Kalau dulu itu orang yang datang di Ngurbloat, kendaraan bisa langsung ke area pantai. Ketika sedang makan dan minum, banyak kendaraan bermotor dan mobil yang lewat, yang mengakibatkan polusi, belum lagi ditambah debu. Yang paling fatal adalah kadang terjadi kecelakaan di lokasi, dimana anak-anak sementara bermain sambil berlari ditabrak oleh kendaraan yang lewat. Kondisi ini pula yang sering menimbulkan konflik,” tuturnya.

Oleh karena itu, pihaknya terus berupaya untuk menciptakan suasana di lokasi Ngurbloat betul-betul bebas dari polusi akibat kendaraan, lingkungan yang bersih, serta memberikan kenyamanan bagi para pengunjung.

“Destinasi wisata Ngurbloat ini sudah harus naik kelas karena sudah terkenal di dunia. Standar yang kami buat ini bukan semata-mata untuk Ngilngof, ini menyangkut wajah pariwisata Malra, Kota Tual, serta wajah pariwisata Kepulauan Kei,” tegasnya.

Pos terkait