Louhenapessy: Perlu Dukungan Pemerintah Daerah Lakukan Pengawasan
Ambon, MalukuPost.com – Kepala Terminal BBM Tual, Justinus Louhenapessy, mengungkapkan stok minyak Tanah (Mitan) di wilayah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, masih banyak.
Kepastian ini disampaikan Louhenapessy kepada awak media, pekan kemarin, menyikpai kelangkaaan Mitan yang saat ini dikeluhkan masyarakat.
“Yang pastinya, stock mitan banyak,”tegasnya.
Walaupun demikian, dirinya meminta dukungan pemerintah daerah guna melakukan pengawasan dilapangan, karena Pertamina hanya sebagai operator.
“Tugas Pertamina sebagai operator, perlu ada pengawasan dari pemerintah, soal BBM yang sudah di masyarakat, apakah dibawa sesuai tujuan atau tidak. Karena tujuan kita untuk agen-agen APMS maupun agen Minyak tanah, cuma yang bawa sampai ke pangkalan, pengecer apakah mereka jual atau dibawa kemana, karena itu perlu ada pengawasan,”bebernya kepada sejumlah wartawan di Tual, (30/10) saat kunjungan media gathering Pertamina MOR VIII Maluku Papua.
Louhenapessy menegaskan, ada sanksi bagi agen, maupun pengecer yang nakal, sehingga membuat terjadi kelangkaan di masyarakat salah satunya pencabutan izin. Namun sampai sejauh ini, pihaknya belum mendapat laporan, atau menemukan langsung kenakalan agen maupun pangakalan.
“Untuk sampai saat ini belum ada temuan. Tapi prinsipnya, perlu dukungan pemerintah untuk melakukan pengawasan,”pungkasnya.


