Dua Dasa Wisma Negeri Soya Panen Sayur Hidroponik Hasil Pemberdayaan Program AGS

Ambon, MalukuPost.com – Dasa Wisma Namu-namu dan Gujawas Negeri Soya, Kota Ambon akhirnya bisa merasakan hasil tanam. yang ditanam sejak Oktober 2020 dengan sistem hidroponik tumbuh subur. Tanaman tersebut langsung dipanen oleh Wali kota Ambon Richard Louhenapessy saat Panen dan Serah Terima perangkat hidroponik.

Beberapa macam sayur yang dipanen itu merupakan keberhasilan program pemberdayaan ekonomi kelompok perempuan yang didukung pemerintah Australia melalui Alumni Grant Scheme (AGS) yang diadministrasikan oleh Australia Awards di Indonesia.

“Ini merupakan panen kedua setelah panen pertama tgl 2 Desember 2020. Kegiatan panen ini menandai berakhirnya kegiatan pelatihan dan pendampingan yang dilakukan oleh tim. Tetapi tim bersedia untuk tetap membantu kelompok Dasa Wisma dalam pengembangan kedepan,” ujar Ketua Kelompok penerima hibah Program AGS Dasa Wisma Gujawas Negeri Soya, Audrey Leatemia saat panen sayur hidroponik, Kamis (14/01/2021).

Leatemia menyatakan optimismenya terhadap program yang berlangsung pada September 2020 hingga Februari 2021.

“Terbukti, pendampingan kepada para ibu di dua dasa Wisma itu membuahkan hasil. Tujuan utama yakni untuk membuat kaum perempuan mandiri khususnya di tengah pandemi, dan kegiatan ini dapat menjadi usaha untuk meningkatkan ekonomi kelompok. Namun lebih dari itu Negeri Soya menjadi contoh mandiri pangan,” katanya.

“Kami mulai pembinaan dari September. Tanamnya dari Oktober dan ini dua dasa Wisma sudah panen,” Katanya lagi.

Leatemia bersama timnya terus lakukan pendampingan kepada warga anggota Dasa Wisma mulai dari tanam hingga panen. Bahkan diharapkan para anggota meneruskan proses bertanam secara berkelanjutan.

“Tim mengharapkan bantuan pemerintah negeri (desa) Soya dan pemerintah Kota Ambon dalam membantu mendanai kelompok mengembangkan usaha budidaya sayuran hidroponik,” pungkasnya.

Wali kota Ambon, Richard Louhenapessy yang hadir pada kesempatan itu memberikan dukungannya kepada para anggota dasa Wisma.

”Di masa pandemi COVID-19 kita harus menggalakkan inovasi yakni gerakan masyarakat Ambon “batanam” atau menanam, sebagai upaya memberikan nilai ekonomis keluarga,” kata Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy pada kegiatan panen hidroponik dasa wisma negeri Soya, .

Menurut Louhenapessy, kaum perempuan dalam hal ini para ibu rumah tangga menjadi starter untuk memulai semua gerak ekonomi seperti pemanfaatan lahan sekitar tempat tinggal untuk kebutuhan bertanam.

“Gerakan menanam ini diharapkan dapat merubah pola pikir dan perilaku dari konsumtif menjadi produktif. Bertanam sayur hidroponik juga punya nilai ekonomis dan meningkatkan pendapatan keluarga,” pungkasnya.

Pos terkait