Update Vaksinasi Di Malra: Jumat Besok, Vaksinasi Tahap Pertama Dilaksanakan

  • Whatsapp

Langgur, MalukuPost.com – Setibanya Vaksin Sinovac di di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) pada hari Rabu (27/1) kemarin, Satgas Penanggulangan Covid-19 setempat telah melakukan persiapan terkait pelaksanaan vaksinasi.

Hal tersebut disampaikan juru bicara Satgas Covid-19 Malra, dr. Katrinje Notanubun kepada Malukupost.com di Langur, Kamis (28/12/2021).

“Kemarin kami bersama pak Bupati dan Forkopimda telah menjemput vaksin Sinovac yang tiba dengan pesawat Wings Air. Ada sebanyak 2.320 vial vaksin untuk Malra yang sejak kemarin telah disipan pada cold chain pada ruang farmasi kami,” ujarnya.

dr. Notanubun menambahkan, hari ini pihaknya juga melakukan pendistribusian vaksin ke rumah sakit dan puskesmas.

“Hari ini kami lakukan pendistribusian vaksin pada 2 rumah sakit dan juga di 18 puskesmas,” imbuhnya.

Pelaksanaan vaksinasi perdana di Malra akan dimulai pada hari Jumat (29/1/2021) yang dipusatkan di Rumah Sakit Umum Daerah Karel Sadsuitubun (RSUD KS) Langgur.

Juru bicara Satgas Covid-19 Malra, dr. Katrinje Notanubun, M.Kes

“Jadwalnya nanti pada hari jumat esok akan dilakukan vaksinasi perdana sekaligus pencanangan Vaksinasi di Malra. Untuk vaksinasi perdana itu sendiri akan dilakukan terhadap para pejabat daearah,” ungkapnya.

Para pejabat daerah dimaksud yakni Kepala Daerah, Pimpinan DPRD setempat, Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Malra, Kepala Dinas Kesehatan serta Direktur (Kepala) Rumah Sakit.

Sedangkan untuk tenaga kesehatan (nakes) di Malra sesuai data berjumlah 1.120 orang tersebut akan divaksinasi setelah para pejabat daerah dimaksud.

Dijelaskannya, setiap peserta yang divaksinasi akan menerima 2 dosis vaksin buatan China tersebut.

“Jadi, ada dua dosis vaksin yang akan diberikan untuk penerima. Pada tahapan pertama vaksinasi, penerima akan menerima 1 dosis. Setelah 14 hari kemudian baru diberikan dosis yang kedua (1 dosis),” tuturnya.

Untuk diketahui, para peserta vaksinasi akan memperoleh kartu imunisasi sebagai tanda penerima vaksinasi dosis pertama. Setelah vaksinasi kedua, maka peserta akan menerima Sertifikat Imunisasi Covid-19.

“Kami akan memberikan sertifikat itu jika peserta sudah selesai menerima vaksin dosi kedua,” tandasnya.

dr. Notanubun menegaskan, terbentuknya kekebalan imun tubuh setiap orang terhadap Covid-19 jika orang tersebut telah menerima (mendapatkan) vaksinasi lengkap sebanyak dua kali.

Pos terkait