Traval.co Dan Caventer Indonesia Siap Gelar Virtual Tour ke Ohoi Ngilngof

  • Whatsapp

Langgur, Malukupost.com – Traval.co bersama Caventer Indonesia akan menggelar kegiatan Virtual Tour ke Desa (ohoi) Wisata Ngilngof Kepulauan Kei.

Kegiatan tersebut terungkap dalam video confarence, Kamis (26/2/2021), yang dihadiri oleh CEO Traval.co (Julius Bramanto), Program Director dan Founder Caventer Indonesia (Fitri Ningrum), Pengelola Desa Wisata Ngilngof (Ronald Tethool) dan Direktur Eksekutif Badan Promosi Pariwisata Maluku Tenggara (Andi Ara),  serta sejumlah Wartawan.

Julius Bramanto  menjelaskan, selaku travel yang berbasis digital, pihaknya bersama Caventer Indonesia dan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan mengadakan Tour Virtual untuk memperkenalkan 10 desa wisata di Indonesia.

Video Conference persiapan kegiatan
Virtual Tour ke Desa (ohoi) Wisata Ngilngof Kepulauan Kei, yang dilaksanakan oleh Traval.co dan Caventer Indonesia.

Dalam Virtual Tour tersebut akan diperkenalkan potensi destinasi wisata pada setiap desa wisata yang memiliki budaya dan keindahan alam luar biasa namun masih belum diketahui secara luas oleh masyarakat.

Untuk diketahui, program jelajah wisata secara virtual ini telah berlangsung sejak 30 Januari 2021 dan sudah menjelajahi beberapa desa wisata.

“Kali ini kami akan mengadakan tour ke desa wisata Ngilngof, Kepulauan Kei, kabupaten Maluku Tenggara pada Sabtu, (26/2/2021) pukul 12.00-14.00 WIT. Ini adalah Agenda tour ketiga yang bertajuk “Surga yang Tersembunyi” di destinasi wisata yang terkenal dengan pasir putih terhalus di dunia ini,” katanya.

Virtual Tour bertajuk “Surga yang Tersembunyi” untuk memperkenalkan potensi handal di luar lima destinasi wisata prioritas yang selama ini belum banyak diangkat.

Menurutnya, dalam upaya menggenjot pengembangan potensi wisata, maka virtual wisata adalah salah satu solusinya.

“Apalagi, di era pandemi corona virus saat ini. Melalui cara ini kita mempromosikan dengan mengangkat semua potensi yang ada di suatu kawasan, dan dikemas dalam bentuk story telling dengan dukungan audio dan visual yang menarik,” jelasnya.

Dalam program tour virtual ke desa wisata Ngilngof, Traval.co berkolaborasi dengan pihak pengelola destinasi setempat, sebagai wujud komitmen Traval.co dalam mengembangkan pariwisata berbasis komunitas.

“Selama masa pandemi ini kunjungan wisatawan manca negara berkurang drastis. Sedangkan wisatawan domestik bergeser menjadi wisatawan hyper local. Ini artinya bahwa wisatawan domestik cenderung mau berwisata tapi memilih tempat wisata di dalam daerah itu saja, ketimbang ke luar daerah karena akan menggunakan pesawat,” tukasnya.

Julius mengatakan, untuk meminimalisasi kondisi tersebut maka program virtual tour menyasar ke masyarakat yang lokasi tinggalnya tidak terlalu jauh dari kawasan wisata atau desa wisata.

Melalui program ini pula, ekonomi lokal dapat bangkit kembali sambil menunggu pandemi Covid-19 berakhir.

“Kami berharap dengan program ini juga anak muda di seluruh Indonesia dapat terinspirasi untuk bergerak maju dan berinovasi membangun daerah, sekaligus menjadi ujung tombak pemerataan pembangunan, baik secara langsung maupun tidak langsung demi mensejahterakan seluruh elemen masyarakat di daerah masing-masing,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Badan Promosi Pariwisata Malra, Andi Ara, menyatakan kesiapan dalam mendukung kegiatan dimaksud.

“Sebagai pendukung dari program yang diluncurkan oleh Caventer dan Traval, kami mengupayakan untuk menyukseskan Virtual Tour yang akan diadakan di ohoi Ngilngof,” tukasnya.

“Kami akan berupaya untuk mencapai standar yang ditetapkan, sehingga para penonton yang bergabung dalam Virtual Tour akan merasa puas, dan ini juga akan menjadi satu kebanggan bagi kami dalam mempromosikan ohoi Ngilngof dengan pantai pasir putih terhalus di dunia,” katanya lagi.

Diungkapkannya, badan promosi pariwisa Malra bekerja sama dengan pengelola desa wisata Ngilngof dan Asosiasi Pengelola Destinasi Wisata Malra sudah berkolaborasi, sehingga kedepan nanti (usai pandemi) bisa running 100%.

Dirinya berharap semoga tahun depan pihak Caventer dan Taraval bisa melaksanakan iven-iven seperti ini, mengingat masih banyak tempat-tempat wisata di Malra yang merupakan surga tersembunyi.

“Semoga dari ohoi Ngilngof, kita bisa memberikan yang terbaik untuk seluruh masyarakat yang mengikuti (menonton) Virtual Tour nanti,” pungkasnya.

Pos terkait