Murad: Setiap Orang Ada Masanya, Dan Setiap Masa Ada Orangnya
Ambon, MalukuPost.com – Gubernur Maluku, Murad Ismail melantik secara langsung Bupati-Wakil Bupati Maluku Barat Daya (MBD) periode 2021-2026, Benyamin Thomas Noach-Agustinus Lekwardai Kilikily.
Pelantikan dan pengambilan sumpah janji Bupati-Wakil Bupati MBD berlangsung di lantai VII kantor Gubernur, Senin (26/04/2021), menindaklanjuti surat keputusan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian nomor 131.81-992 tahun 2021 tentang perubahan atas keputusan nomor 131.81-380 tahun 2021 tentang pengesahan pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah hasil Pilkada tahun 2020 di Kabupaten MBD.
Dalam pelaksanaannya ada hal yang berbeda, terlihat dalam sambutan Gubernur, yang awali dengan kata bijak setiap orang ada masanya, dan setiap masa ada orangnya, hidup ini seperti orang bermain sandiwirawa, yang tidak punya judul dan babak.
“Kapan kita harus jadi pemeran utama, kapan jadi penoton hanya kita yang tahu, karena orang yang berhasil di lapangan adalah orang yang pandai membaca situasi dan kondisi bukan orang jago dan pintar,” katanya.
“Orang jago yang tidak diberikan makanan seminggu tidak bisa berpikir dan mati lemas, jadi orang harus pandai dan cerdas dalam membawca tanda zaman, jangan merasa benar sendiri dan jangan juga cegeng, mau jadi orang hebat, yaitu rendah hati, jangan sombong, selalu merasa cukup, karena orang yang merasa cukup dan selalu bersyukur, orang-orang itu yang paling mulia di mata Tuhan,”katanya lagi.
Gubernur Murad juga mengingatkan untuk menjauhkan diri dari samar-samar yang selalu menghalalkan cara untuk mencapai sesutu, kemudian luruskan niat karena semua rejeki apapun yang didapat hanya dari maha kuasa.
“Untuk mengatasi masalah hanya dua, yaitu sabar, dan kembali atau perbaikan sholatmu agama lain perbaikan doa-mu, karena semua sesuatu tanpa izin yang maha kuasa pekerjaan kita akan sia-sia,”ucapnya.

Bupati-Wakil Bupati MBD juga diingatkan untuk meningkatkan pelayanan dasar terutama kesehatan dan pendidikan, yang selama ini belum berjalan dengan baik.
“Untuk itu, diperlukan berbagai langkah upaya terobosan dari pemerintah terutama MBD sehingga pelayanan dasar bisa dinikmati oleh masyarakat. Sebagai kepala daerah dan pemerintah adalah pelayan masyarakat, apapun kerja kita adalah pelayanan dan kita harus tanggap apabila ada masyarakat yang mengeluh, ini harus ditangani dengan baik, terurama kesehatan,”pintanya.
Mantan Dankor Brimob Polri ini juga menekankan, berkaitan upaya menurunkan angka kemiskinan, mensejahterakan masyarakat dan menjaga sumber daya alam agar dapat dimanfaatkan oleh genrasi sekarang dan anak cucu yang akan datang.
“Anak cucu kita juga harus merasakan apa yang hari ini kkta rasakan, itu tugas kepala daerah yang sebenarnya bukan mengatur APBD, tetapi memberikan tanggungjawab kepada ahlinya atau OPD,”tandasnya.
Menurut Murad, upaya mendorong pergerakan roda perekonomian harus dilakukan dengan sungguh-sungguh, dengan mengupayakan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
“Salah satunya permudah regulasi dalam mendorong hadirnya investasi, sehingga akan membuka lapangan kerja baru, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup,” ujarnya.
Gubernur Murad mengingatkan kedua pemimpin di bumi kalwedo itu, untuk menindaklanjuti program vaksinasi yang sementara ini berjalan, sebagai upaya penanganan Covid-19.
“Kepada Bupati-Wakil Bupati untuk melakukan koordinasi, kolaborasi dengan DPRD sebagai mitra kerja lembaga yudikatif, TNI/Pilri, intansi vertikal, instansi swasta, ormas serta elemen masyarakat MBD lainnya untuk proses pembangunan. Kepada kedua saudara yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan baik untuk kemajuan MBD yang lebih baik,”ajaknya.


