RT/RW se-Negeri Soya Ikut MMD Antisipasi Meningkatnya Masalah Kesehatan

Ambon, MalukuPost.com – Persoalan Kesehatan saat ini menjadi halk yang sangat pernting dalam kehidupan masyarakat dan lingkungannya. Apalagi saat ini dunia, lebih khusus di Indonesia sedang berperang melawan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan belum lagi ditambah dengan meningkatnya kasus Demam Berdarah.

Pemerintah Negeri Soya menggandeng Puskesmas Kayu Putih untuk menggelar Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) Negeri Soya dalam rangka membicarakan dan membahasa mengenai program kesehatan dan cara-cara penanganan masalah kesehatan yang jarang terjadi dalam lingkungan masyarakat untuk mengantisipasi meningkatnya kasus-kasus akibat masalah kesehatan.

Berdasarkan release yang diterima media ini, di Ambon, selasa (27/04/2021) menyebutkan, kegiatan MMD yang digelar Jumat (23/04/2021) melibatkan seluruh Ketua-ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di Negeri Soya, dan Narasumber yang dihadirkan dalah tenaga doketer danmedis dari pihak Puskesmas Kayu Putih.

Kepala Puskesmas Kayu Putih, Ny. Martha Sinay mengatakan ada tiga tujuan dari dilaksanakannya kegiatan MMD itu, yakni pertama, masyarakat lebih mengenal masalah kesehatan di wilayahnya. Kedua, masyarakat bersepakat untuk menanggulangi masalah kesehatan. Ketiga, masyarakat menyusun rencana kerja untuk menanggulangi masalah kesehatan.

“Dalam hal ini, Ketua-ketua RT dan RW mempunyai tugas untuk melakukan kegiatan pengenalan pengumpulan dan pengkajian masalah kesehatan dibawah bimibingan petugas kesehatan. Hal ini yang disebut Survei Mawas Diri,” ujarnya.

Sinay katakan, masalah-masalah kesehatan yang kerap terjadi di dalam kehidupan masyarakat, diantaranya perilaku hidup yang kurang bersih dengan membuang sampah sembarangan, merokok di tempat umum, mengonsumsi air yang tisak steril, MCK yang kurang baik atau tidak tersedia, lingkungan tempat tinggal yang kurang bersih, gizi yang kurang serta sejumlah hal lainnya.

“Oleh karena itu, perlu peran serta tokoh-tokoh masyarakat agar mengarahkan warganya untuk hidup sehat. Intinya, kesadaran dari masyarakat itu sendiri,” tandasnya.

Pos terkait