Plt Kadis Dikbud Provinsi Tegaskan Proses PPDB Tetap Berlakukan Sistem Zonasi

  • Whatsapp

Ambon, MalukuPost.com – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku, Insun Sangadji menegaskan proses Penerimaan Perserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran baru tetap diberlakukan sistem zonasi.

“Tidak boleh ada sekolah-sekolah yang tidak mematuhi aturan ini. Kita punya empat jalur yang harus di tempuh dalam PPDB. Ada zonasi, afarmasi, kepindahan orang tua, dan prestasi,” ujarnya di Ambon, Kamis (01/04/2021).

Sangadji katakan, zonasi itu kuotanya sebesar 70 persen dan sedangkan afarmasi, kepindahan orang tua, dan prestasi kuotanya sebesar 30 persen.

“Jadi yang tidak masuk dengan zonasi, dia bisa masuk dengan tiga hal tersebut,” tandasnya.

Dijelaskan Sangadji, Roh atau filosofi zonasi adalah mendekatkan murid dengan sekolah, sehingga yang berhak untuk masuk suatu sekolah adalah anak-anak yang tinggal di sekitar sekolah itu. Dan ketika ada satu tempat yang diperhitungkan, maka akan diukur siapa yang rumahnya lebih dekat dengan sekolah.

“Saya jamin PPDB ini akan sesuai dengan prosedur. Kita punya 11 kabupaten/Kota, dan mereka semua akan mendapatkan jatah sesuai dengan presentasi dari pada lulusan. Lulusan terbanyak akan mendapatkan jatah terbesar, dan akan dipantau semua,” katanya.

“Tapi ingat persaingan mereka itu antar Kabupaten. Tidak mungkin saya mempersaingkan Ambon dengan Bursel misalnya. Jadi misalnya kalu Bursel jatahnya 10 orang, maka 10 orang dari Kabupaten Bursel mereka bertarung disitu. Kalau Kotamadya Ambon 20 orang, berarti 20 orang bertarung disitu,” katanya menambahkan.

Pos terkait