Penetapan Dua Mata Rumah Parentah Di Passo Ditolak Warga

  • Whatsapp
kantor Negeri Passo
kantor Negeri Passo

Ambon, MalukuPost.com – Hasil penetapan Saniri Negeri Passo, Kecamatan Baguala Kota Ambon, Senin (14/06/2021) kemarin, yang menyebutkan Mata Rumah Parentah di daerah itu adalah Marga Simauw dan Marga Sarimanela mendapat penolakan dari sebagian warga.

Pihak Mata Rumah Simauw, Kepala Soa Koli, Kepala Soa Rinsama dan perwakilan anak adat Negeri Passo di rumah raja negeri Passo, Selasa (15/6) menyatakan penolakan tersebut karena dalam sejarah negeri Passo Mata Rumah Simauw adalah satu satunya Mata Rumah Parentah.

Peter Simauw dalam pernyataan sikap Mata Rumah Simauw menyatakan menolak hasil penetapan saniri, karena cacat hukum serta mengutuk dengan tegas pihak pihak yang mendukung sehingga lahirnya penetapan dua mata rumah di Negeri Passo

Kepala Soa Koli, Elvis Parera dengan tegas mengatakan Negeri Passo hanya satu Mata Rumah Parentah dan bukan dua mata rumah.

“Saya tegaskan, bahwa Negeri Passo hanya keluarga Simauw adalah Mata Rumah Parenta. Lain dari itu tidak. Sehingga penetapan dua mata rumah parenta di Negeri Passo tidak dapat diterima,” tandasnya.

Benoni Latupella selaku perwakilan masyarakat adat Negeri Passo menandaskan marga Simauw itu bangsa Parentah di Negeri Passo .

“Kami minta Samiri Negeri lakukan pembatalan, karena hal itu tidak sesuai dengan adat istiadat,” tegasnya.

Reinhard Risampessy selaku Kepala Soa Rinsama menegaskan penetapan saniri adalah keliru, dan perlu ditinjau kembali.

“Saniri sudah melangkahi hukum adat Negeri Passo sehingga penetapan ini tidak berkualitas, kuat dugaan karena kepentingan,” pungkasnya.

Pos terkait