Waspada!!!! Kini Tiga Kabupaten Di Maluku Masuk Zona Oranye

  • Whatsapp
Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Doni Rerung
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung

Ambon, MalukuPost.com – Berdasarkan zonasi wilayah, Zona oranye atau resiko sedang mulai meningkat di Maluku. Sebelumnya hanya kota Ambon, namun kini bertambah tiga daerah, masing-masing Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Maluku Tengah dan Kota Tual.

Juru bicara satuan tugas penanganan (Satgas) Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung menyatakan peningkatan zona itu disebabkan meningkatnya kasus maupun kematian terpapar Covid-19, seperti yang terjadi di kota Ambon.

“Kalau dilihat dari peningkatan kasus di Kota Ambon sedikit lagi bisa saja dalam minggu ini naik ke zona Merah karena tren kasus terpapar maupun kematian naik terus. Kalau rilis zonasi terbaru kayaknya sudah bisa Zona Merah,”ungkapnya di Ambon, Rabu (30/06/2021).

Menurut Rerung, lima daerah lainnya berstatus zona kuning, yakni Kabupaten Maluku Tenggara, Kepulauan Tanimbar, Buru dan Buru Selatan. Sementara dua daerah status zona hijau atau tidak ada kasus, yaitu Kabupaten Seram Bagian Timur dan Maluku Barat Daya.

“Iya itu data (Zonasi) sesuai update data Satgas Covid Nasional,”tandasnya.

Menyikapi trend kasus yang mengalami peningkatan, Rerung mengimbau seluruh elemen masyarakat agar tetap menjalankan protokol kesehatan dengan cara mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas, serta mendukung praktik Tracing, Testing, Treatment, yang dilakukan pemerintah.

Sekedar diketahui, konfirmasi Covid-19 di Maluku mencapai 8492 kasus, 7698 diantaranya telah dinyatakan sembuh, meninggal 141 kasus.

653 kasus masih dalam perawatan tersebar di Ambon 399 kasus, Kepulauan Aru 154 kasus, Tual 15 kasus, Maluku Tenggara 3 kasus, Kepulauan Tanimbar 6 kasus, Maluku Tengah 52 kasus, SBB 7 kasus, Buru 13 kasus, Buru Selatan 4 kasus.

Pos terkait