Ambon, MalukuPost.com – Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Kelas II ambon telah mengirim sampel swab milik sejumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 yang diduga mengarah pada varian baru Delta.
“Saya koordinasi dengan BTKL-PP , namun mereka belum bisa buktikan. Namun, katanya sudah ada sampel yang dikirim ke Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut,”ujar juru bicara satuan tugas penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung dikonirmasi, senin (05/07/2021).
Ia mengatakan hasil pemeriksaan terhadap sejumlah sampel swab itu belum diterima, sehingga belum dapat dipastian adanya varian baru Delta dengan terus meningkatnya kasus Covid-19 di Maluku,
“Sampel yang diduga Varian Delta sudah dikirim, sampai saat ini kita masih menunggu hasilnya,”sambungnya.
Menurutnya, langkah ini dilakukan menyikapi isu-isu seputar sudah masuknya varian di Ambon. Apalagi belakangan ini tren peningkatan kasus Covid-19 di Maluku secara umum dan Kota Ambon pada khususnya menolanjak sangat signifikan. Terbukti dalam sehari terjadi penambahan 278 kasus baru pada minggu 4 Juli.
Berdasarkan update data Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dari 278 kasus tersebut dapat dirincikan berasal dari Kota Ambon sebanyak 270, dua diantaranya meninggal dunia yakni pasien berinisial MWA (50) dan WR (24).
Kemudian ada Kabupaten Maluku Tengah yang bertambah 8 kasus baru, satu diantaranya meninggal dunia berinisial AM (62).
Dengan penambahan ini, maka meninggal dunia di Maluku mencapai 149 kasus, dari total konfirmasi 9.345 kasus.
Sedangkan pasien dalam perawatan di Maluku tercatat sebanyak 1.465, meningkat akibat peningkatan jumlah kasus baru tersebut.
Data sebaran per kabupaten/kota yaitu di di Ambon 896, Kepulauan Aru 427, Maluku Tengah 84, Tual 17, Kepulauan Tanimbar 14, Buru 13, SBB 7, Buru Selatan 4 dan Maluku Tenggara 3 pasien dalam perawatan.
“Ini kenaikan kasus tertinggi dalam sehari di Maluku. Cukup memprihatinkan,”ungkapnya.
Menyikapi hal tersebut, pihaknya akan melakukan rapat di korem 151/binaya, guna membahas berbagai langkah antisipasi seiring meningkatnya kasus Covid-19.


