Nelayan Tanimbar Temukan Mayat Tanpa Identitas Di Perairan Amdasa

  • Whatsapp

Saumlaki, MalukuPost.com – Seorang nelayan di desa Amdasa, kecamatan Wertamrian, kabupaten Kepulauan Tanimbar menemukan sosok mayat tanpa identitas yang mengapung di perairan utara desa setempat, Minggu (4/7/2021) pagi.

Kapolres Kepulauan Tanimbar, AKBP. Romi Agusriansyah di Saumlaki, Minggu (04/07/2021) mengatakan, jenazah tersebut ditemukan oleh Herman Sarbunan, seorang nelayan yang baru saja kembali melaut pada pukul 08:00 WIT.

Kapolres Kepulauan Tanimbar, AKBP. Romi Agusriansyah

“Herman membawa jenazah ke tepi pantai lalu bergegas menuju desa dan meminta bantuan warga. Setelah Herman melaporkan kepada Kepala desa, kades pun meneruskan laporannya kepada Camat dan Kapolsek Wertamrian,” katanya.

“Setelah Kapolsek melaporkan, tim identifikasi dari Polres langsung menuju TKP dan bekerja sama dengan dokter dari Puskesmas Lorulun. Mereka melakukan identifikasi dan jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr PP Magretti Saumlaki tadi sore,” katanya lagi.

Menurut Kapolres Romi, hingga kini pihaknya belum bisa mengidentifikasi identitas korban karena badannya sudah tidak lengkap dan hanya ada ciri-ciri pakaian yakni kaos lengan panjang hitam dan celana jeans pendek.

“Kondisi jenazah juga sudah hancur jadi kita tidak bisa ambil sidik jarinya. Wajahnya tinggal tengkorak, kaki dan tangan tinggal tulang,” ujarnya.

Dijelaskan Kapolres Romi, Sesuai hasil visum mayat oleh dokter puskesmas Lorulun disebutkan bahwa korban diperkirakan sudah meninggal dua Minggu yang lalu. Selain itu, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Dugaan sementara adalah korban tenggelam karena ditemukan di laut. Karena belum mengetahui identitas korban maka pihaknya akan melanjutkan proses penelusuran informasi korban dari warga melalui Babinkamtibmas.

“Saat ini, jenazah masih di RSUD dr PP Magretti. Jika sampai esok tidak ada laporan atau informasi dari warga tentang identitas mayat tersebut maka kita akan berkoordinasi dengan dinas Sosial dan Dinas Lingkungan Hidup untuk dimakamkan,” pungkasnya.

Pos terkait