Wujudkan Program DP3 KPU Kota Tual Gandeng Tim Penggerak PKK

  • Whatsapp

Tual, Malukupost.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tual, menggandeng Tim Penggerak PKK setempat, guna  mewujudkan serta menjawab program desa peduli pemilu dan pemilihan (DP3) pada wilayahnya itu.

Kegiatan yang berlangsung pada rabu (4/8/2021), di Aula Kantor Wali Kota Tual tersebut, juga dilakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara KPU Kota Tual dan Tim Penggerak PKK setempat.

Acara tersebut berlangsung lancar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, hadir pula Ketua dan Anggota Komisioner KPU Kota Tual, juga dihadiri Ketua Wakil Ketua serta Anggota Tim Penggerak PKK Kota Tual, turut hadir Kepala Infokom Kota Tual juga Kepala Kesbangpol setempat.

Lewat kesempatan itu, Ketua KPU Kota Tual Ibrahim Faqih mengatakan, tujuan dari Nota Kesepahaman tersebut, untuk memfasilitasi pembentukan Desa, Kelurahan peduli Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Wali Kota dan Wakil Wali Kota, serta Bupati dan Wakil Bupati, pada nantinya.

“Tujuan nota kesepahaman ini, untuk membangun kesadaran Politik di masyarakat agar menjadi pemilih yang berdaulat.” ujarnya

Dia mengaku, pihaknya berharap  dengan melibatkan Tim Penggerak PKK, dapat membantu KPU untuk mengedukasi masyarakat dalam memfilter informasi, sehingga tidak mudah termakan isu hoaks terkait pemilu nanti.

“Dapat mengajak masyarakat untuk menghindari praktek politik  uang, yang sering terjadi menjelang pemilu dan pemilihan.” pintanya

Lanjutnya, juga dapat  meningkatkan kapasitas dan kualitas, partisipasi pemilih terkhusus perempuan.

“Membentuk Kader yang mampu menjadi penggerak dan penggubah kesadaran politik masyarakat.” kata Faqih menambahkan

Sementara itu, Komisioner/Divisi SDM KPU Kota Tual, Wawan Kurniawan mengatakan, untuk mensukseskan  program kerja Desa peduli Pemilu dan Pemilihan diperlukan strategi.

Dikatakan, pihaknya juga berharap program tersebut dapat berkelanjutan, untuk menjadi komitmen bersama, kesepakatan bersama sebagai rujukan keterbukaan informasi dan menjadi mekanisme kontrol terhadap pemilihan yang berkualitas.

“Program ini merupakan satu bentuk transformasi sosial sehingga ada tujuan jangka panjang, dan ada nilai-nilai yang ditanamkan ke masyarakat serta diharapkan akan membudaya juga dapat membangun tatanan masyarakat desa.” pungkasnya

Pos terkait