Bupati Hanubun: Mari Bersama Kita Kawal Seluruh Proses Implementasi APBD Malra

  • Whatsapp
Bupati Maluku Tenggara, Drs. Hi. Muhamad Thaher Hanubun.

Langgur, MalukuPost.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku Tenggara (Malra) telah menetapkan Ranperda Perubahan APBD Tahun 2021 Menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Malra.

Penetapan Perubahan APBD Tahun 2021 tersebut digelar dalam Rapat Paripurna DPRD setempat, Selasa (21/9/2021).

Bupati Malra M Thaher Hanubun dalam sambutannya pada rapat paripurna tersebut mengajak DPRD dan seluruh elemen warga mengawal proses dan implementasi anggaran.

“Pemerintah daerah, DPRD dan seluruh element masyarakat, mari bersama-sama Kita mengawal seluruh proses dan implementasi APBD Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2021,” ungkapnya..

Menurutnya, program dan kegiatan pembangunan yang dilaksanakan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat, harus dipastikan bermanfaat, masyarakat harus menikmati pelayanan secara baik, merasakan dampak dari pembangunan dan puas atas kinerja aparatur.

Setiap pelanggaran atau potensi penyalahgunaan wewenang harus dilaporkan agar ditindaklanjuti, tentu melalui jalur dan koridor yang relevan dan sesuai.

Dirinya juga mengapresiasi persetujuan DPRD terhadap Ranperda Perubahan APBD tahun 2021, dimana urgensi Perubahan APBD Tahun 2021 adalah merupakan kebutuhan penting dan mendesak sesuai PP Nomor 12 Tahun 2019.

“Dengan demikian, persetujuan ranperda perubahan APBD tahun 2021, menunjukkan adanya kepedulian dan tanggung jawab bersama, Pemerintah dan DPRD, yang sekaligus memperkuat hubungan sebagai mitra sejajar di dalam lingkup Pemda Maluku Tenggara,” tandasnya.

Bupati Hanubun mengingatkan, kapasitas keuangan Pemda sangat terbatas tahun ini, sehingga harus mampu dioptimalkan

Selain itu, masih banyak pula kebutuhan yang belum dapat dipenuhi di dalam APBD dimaksud.

Diungkapkannya, penting untuk sama-sama dipahami, bahwa kebijakan yang diambil semata-mata untuk menjawab kebutuhan yang benar-benar prioritas, mendesak dan menurut sifatnya tidak dapat ditunda.

Dalam paripurna tersebut, Bupati Hanubun berkesempatan menyampaikan rincian total Anggaran Perubahan APDB 2021 yang meliputi, Total Pendapatan Daerah dianggarkan sebesar Rp. 939.497.252.436,74, Belanja Daerah sebesar Rp. 1.072.026.43.694,63, Penerimaan Pembiayaan dianggarkan sebesar Rp. 138.428.991.257,89, Pengeluaran Pembiayaan dianggarkan sebesar Rp. 5.900.000.000,00, serta Pembiayaan Netto sebesar Rp. 132.528.991.257,89.

Dijelaskannya, Perubahan APBD 2021 diprediksi terjadi selisih kurang sebesar Rp. 132.528.991.257,89 yang akan ditutupi dengan pembiayaan Netto sebesar Rp. 132.528.991.257,89.

“Dengan demikian, Perubahan APBD tahun 2021, dirancang berimbang atau nihil,” pungkasnya.

Pos terkait