Ratusan Umat Katolik Di Tanimbar Selatan Terima Sakramen Krisma dari Uskup Mandagi

  • Whatsapp
Suasana perayaan ekaristi kudus penerimaan sakramen Krisma di gereja Hati Kudus Yesus Olilit Barat, Rabu (22/9/2021).

Saumlaki, MalukuPost.com – Uskup Agung Merauke, Mgr. Petrus Kanisius Mandagi, MSC yang juga uskup administrator Keuskupan Amboina, Rabu sore (22/9/2021) memberkati 749 peserta penerima sakramen Krisma di gereja Hati Kudus Yesus Olilit Barat, kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.

Ketua panitia pelaksana, Apolonia Laratmase menyatakan, ratusan peserta penerima sakramen Krisma itu terdiri dari 242 orang yang berasal dari Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat, 394 peserta dari paroki Ratu Rosario Suci Olilit Timur, dan 113 peserta dari paroki Santo Mathias Saumlaki.

“Sakramen Krisma merupakan salah satu dari tiga sakramen inisiasi Katolik yaitu sakramen baptis, sakramen ekaristi dan sakramen Krisma. Sakramen Krisma merupakan tanda kedewasaan iman seseorang. Dalam sakramen Krisma, kita menerima roh Kudus secara penuh supaya kita dapat lebih aktif berkarya dalam hidup,” kata anggota DPRD kabupaten Kepulauan Tanimbar itu dalam laporannya yang disampaikan disela-sela perayaan ekaristi.

Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon yang hadir saat itu menyampaikan selamat dan proficiat bagi krismawan dan krismawati sembari berharap agar melalui perayaan iman ini, para peserta semakin diteguhkan untuk berkarya bagi gereja, bangsa dan negara.

“Kiranya melalui sakramen Krisma ini anak-anak, Ibu dan bapak sekalian menjadi orang Katolik yang terus taat mencerminkan cinta kasih dalam setiap perilaku di manapun berada, berguna bagi gereja berguna bagi bangsa dan negara, serta terus memberikan kontribusi yang nyata bagi Kabupaten Kepulauan Tanimbar,” kata bupati.

Bagi Fatlolon, monsinyur Petrus Kanisius Mandagi merupakan sosok gembala yang begitu besar memberikan perhatian maupun cintanya bagi umat dan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Daerah Kepulauan Tanimbar yang berada di selatan provinsi Maluku dan berbatasan dengan Australia itu tidak menyurutkan niatnya untuk terus melayani umat Tuhan di negeri julukan Duan Lolat itu.

Meskipun di usia beliau yang ke-72 tahun namun beliau terus menunjukkan semangat yang tinggi untuk melayani kita orang Tanimbar dari pulau ke pulau,” tambah Fatlolon.

Uskup Mandagi sedang memberikan sakramen Krisma bagi krismawan dan krismawati

Dalam kunjungan kanoniknya di Tanimbar selama pekan ini, selain memberikan sakramen Krisma bagi umat di setiap paroki yang berpusat di beberapa tempat, Uskup Mandagi juga menghabiskan waktunya untuk memberkati sejumlah gereja yang baru selesai dibangun dan yang baru saja direnovasi seperti gereja Stasi Lemdesar Timur dan Stasi Lemdesar Barat di kecamatan Tanimbar Utara, gedung gereja dan patung Santa Maria Imaculata Stasi Wowonda di kecamatan Tanimbar Selatan, serta gereja Santo Petrus dan Paulus paroki Seira di kecamatan Wermaktian.

Dalam khotbahnya, Uskup Mandagi menyuarakan kepada umat di wilayah ini untuk senantiasa hidup dalam Roh Kudus.

“Semoga dengan kehadiran roh kudus melalui sakramen Krisma umat Katolik di wilayah ini semakin kuat kekristenan dan kekatolikan nya. Tanda kuatnya kekristenan dan kekatolikan kita bukan dilihat dari gedung gedung gereja yang megah, tetapi dilihat dari persatuan dan persaudaraan,” katanya.

Karena itu, Uskup Mandagi mengajak umat untuk tidak terkotak-kotak karena perbedaan politik atau perbedaan lain yang memicu perpecahan, saling membenci, saling menghancurkan dan sebagainya.

“Dimana ada cinta dan dimana ada persaudaraan, disana Kristus hadir dan disana ada gereja yang sejati,” tandasnya.

Perayaan ekaristi kudus penerimaan sakramen Krisma itu dihadiri oleh belasan pastor di wilayah kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya dan turut dihadiri oleh sejumlah undangan dari pemerintah daerah seperti Bupati setempat dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten, Ketua DPRD kabupaten Kepulauan Tanimbar, Sekretaris Daerah, pimpinan SKPD, pimpinan Polri dan sejumlah undangan lain.

Pos terkait