Wali Kota dan Wawali Ambon Berupaya Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

  • Whatsapp

Ambon, MalukuPost.com – Wali kota Ambon, Richard Louhenapessy didampingi Wakil Wali kota (Wawali) Syarif Hadler dalam pidatonya mengatakan, kesejahteraan masyarakat kota Ambon terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

“HUT Kota kali tak biasa dilakukan, karena ini merupakan yang terakhir bagi duet pemimpin kota Ambon periode 2017 – 2022, dengan memperingati HUT Ke-446 kota Ambon ini juga sebagai peringatan HUT terakhir saya dan Pak Syarif Hadler sebagai Wali kota dan Wawali Ambon agar pembangunan kota Ambon dapat berlangsung secara bersinergi dan berkelanjutan,” ujarnya pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Ambon Dalam Rangka menyambut HUT Ke-446 Kota Ambon di Balai Kota, Senin (06/09/2021).

Louhenapessy katakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dibawah kepemimpinannya bersama Wawali, terus berupaya meningkatkan kinerja pembangunan dan pengembangan kota yang berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dari tahun ke tahun.

“Salah satu indikator keberhasilan Pemkot dalam membangun kualitas hidup masyarakat adalah angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kota Ambon yang terus meningkat,” tandasnya.

Dijelaskan Louhenapessy, si Tahun 2020, IPM kota Ambon sebesar 80,84 yang menurut BPS termasuk dalam klasifikasi sangat tinggi, dimana angka harapan hidup mencapai 70,38 tahun, harapan lama bersekolah 16,03 tahun dan rata-rata lama bersekolah 11,92 tahun, serta pengeluaran per kapita penduduk sebesar kurang lebih Rp.14 juta per tahun. Selain indikator tesebut, pencapaian yang telah diperoleh, antara lain berupa penghargaan yang diterima Pemkot dalam kurun waktu 4 tahun terakhir.

“Kurang lebih sebanyak sebanyak 107 penghargaan telah diterima oleh yaitu 34 penghargaan dibidang pelayanan publik, 5 penghargaan dibidang lingkungan hidup, 28 penghargaan untuk inovasi daerah, 27 penghargaan atas kinerja Pemerintah, serta 13 penghargaan dibidang pariwisata, seni dan budaya. Besok (7/9/2021) Pemkot juga akan diberikan 2 (dua) penghargaan yakni di sektor budaya dan inovasi daerah,”bebernya.

Diakui Louhenapessy, disamping Berbagai capaian pembangunan, masih banyak persoalan yang belum tuntas untuk diselesaikan, salah satunya Pandemi Covid-19 yang masih terus berlanjut sampai dengan saat ini dan belum dapat dipastikan kapan akan berakhir.

“Pandemi menyebabkan kita akan diperhadapkan pada ketidak pastian yang tinggi, sementara kita juga dituntut untuk harus secepatnya melakukan pemulihan terhadap perekonomian daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”pungkasnua.

Sekedar diketahui, sidang Paripurna istimewa DPRD Kota Ambon dalam rangka menyambut HUT Ke 446 Kota Ambon, dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD, Elly Toisuta dari Ruang Sidang Utama Balai Rakyat Belakang Soya.

Kegiatan yang rutin dilaksanakan tiap tahun ini, diikuti secara virtual oleh unsur Forkopimda Kota Ambon, Kades/Raja dan Lurah, Kepala-Kepala Sekolah, dan Kepala Puskesmas se-Kota Ambon.

Pos terkait