Aliansi Mahasiswa Evav Semarakan Festival Pesona Meti Kei Di Ambon

  • Whatsapp

Ambon, MalukuPost.com – Setiap tahun Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, menyelenggarakan Festival Pesona Meti Kei. Selain sebagai event promosi untuk membangkitkan potensi parawisata dan budaya, juga mampu meningkatkan perekonomian.

Saat ini, event tahunan ini masih sementara berlangsung dengan berbagai ragam kegiatan. Sehingga mampu menarik perhatian baik wisawatawan domestik maupun internasional.

Dalam pelaksanaannya, event ini tidak hanya dimeriahkan oleh masyarakat di bumi larvul ngabal, melainkan juga masyarakat kei (evav) di kota Ambon, selasa (26/10/2021), yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Evav, terdiri dari beberapa OKP Cipayung, Paguyuban, Komunitas dan Oraganisasi Daerah.

Semarak Festival pesona meti kei selain sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah Kabupaten setempat, juga sebagai bentuk kecintaan dan kerinduan masyarakat kei di Ambon, yang tidak bisa pulang ditengah masa pandemi Covid-19, maupun yang sementara melanjutkan studi pendidikan.

Berdasarkan pantauan kegiatan meramaikan Festival Pesona Meti Kei dimulai dengan long march yang diikuti oleh sekitar 500 orang, mulai dari lapangan merdeka-jln Pattimura-jln Wem Reawaruw-jln Sultan Harun-Jln Ay Patty dan finish di Gong Perdamaian, dengan menampilkan berbagai ragam seni dan budaya, diantaranya belang adat, Bameti, tari cakalele, tari sawat, tari kipas, dan beberapa atraksi.

Alhasil, semangat dari masyarakat evav ditengah terik matahari di ibukota provinsi Maluku ini, mampu menarik perhatian masyarakat di kota Ambon.

Ketua Umum Ikatan Mahasiswa IAIN Maluku Tenggara, Imadudin Difinubun kepada MalukuPost.com, mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk ajakan kepada masyarakat kota Ambon untuk bersama-sama menyukseskan Festival Pesona Meti Kei yang sementara masih berlangsung di Kabupaten Maluku Tenggara.

“Paling tidak, seluruh masyarakat dan pemerintahan kota Ambon dan Pemerintah Provinsi Maluku bisa melihat, untuk mengembangkan potensi budaya terkhususnya di evav, maupun secara umum Maluku,”harapnya.

Pos terkait