Menteri Nadiem Ajak Masyarakat Harumkan Aroma Maluku Melalui Gernas BBI

  • Whatsapp

Ambon, MalukuPost.com – Aset Kepulauan Maluku yang diturunkan sebagai warisan budaya harus menjadi nilai tambah dalam menyejahterakan dan memajukan masyarakat Indonesia khususnya yang ada di Provinsi Maluku.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mengharumkan aroma Maluku hingga lintas benua, melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) dengan tema #Aroma Maluku,

“Melalui Gernas BBI, kita akan mengharumkan aroma Maluku agar tercium sampai ke lintas benua. Karya buatan anak bangsa adalah bekal kita untuk melompat ke masa depan, untuk mewujudkan Indonesia berkelanjutan,” ujarnya dalam sambutan secara virtual pada Acara Puncak Gernas BBI di Lapangan Tahapary POLDA Maluku, Tantui, Ambon, Provinsi Maluku, Senin (29/11).

Menteri Nadiem katakan, seluruh inisiatif Gernas BBI Aroma Maluku adalah dengan mengedepankan sinergi sebagai upaya mewujudkan penguatan ekonomi yang merata dan berkelanjutan.

“Kami telah berkomitmen untuk menjalin dan menguatkan kerja sama antara satuan pendidikan dengan dunia usaha dan industri. Hal itu terwujud dalam program-program SMK Pusat Keunggulan, Kampus Merdeka Vokasi dan Kampus Merdeka,”ungkapnya.

Menurut Menteri Nadeim, untuk mewujudkan hal itu pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pelaku industri harus berkolaborasi dan bertransformasi, yang saat ini juga menjadi nyawa dari gerakan Merdeka Belajar.

“Melalui semangat Merdeka Belajar, pemerintah berupaya menghilangkan sekat-sekat yang memisahkan dunia pendidikan dan kebudayaan dengan sektor ekonomi,” tandasnya.

Dijelaskan Menteri Nadiem, pada dasarnya dua sektor ini saling memengaruhi di mana pendidikan yang berkualitas akan menghasilkan lulusan kreatif yang mampu mengolah sumber daya sebagai aset ekonomi yang menyejahterakan masyarakat. Sementara itu, masyarakat yang sejahtera punya kesempatan lebih besar untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.

“Hilangnya sekat-sekat pembatas perlu dibarengi dengan transformasi yang dapat memperkenalkan karya-karya asli Maluku ke publik yang lebih luas. Transformasi ini perlu diupayakan dengan pemanfaatan teknologi digital, salah satunya melalui platform e-commerce,” katanya.

“Mari kita bersama-sama menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Aroma Maluku dan terus bergerak serentak mewujudkan Merdeka Belajar,”katanya menambahkan.

Pos terkait