Kementerian PUPR Beri Penghargaan Pamsimas Award 2021 Untuk Kabupaten Malra

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Maluku Abd. Halil Kastella menyerahkan penghargaan Pamsimas Award 2021 dari Kementerian PUPR kepada Bupati Malra Drs. Hi. Muhamad Thaher Hanubun di Langgur, Selasa (14/12/2021). (Foto: JCL)

Langgur, MalukuPost.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) beri penghargaan kepada Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) sebagai Kabupaten Terbaik terkait pengelolaan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

Kabupaten Maluku Tenggara termasuk dalam 10 besar program Pamsimas dari 408 kabupaten/kota se-Indonesia dan berhak atas PAMSIMAS AWARD Tahun 2021.

Penyerahan penghargaan tersebut diserahkan langsung Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Maluku Abd. Halil Kastella kepada Bupati Malra M. Thaher Hanubun di Langgur, Selasa (14/12/2021).

Penghargaan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Kementerian PUPR dan Pemkab Malra, dimana pembiayaan program Pamsimas bersumber dari APBN dan APBD.

“Ini merupakan apresiasi pemerintah pusat kepada MalukuTenggara atas keberhasilan dalam menyelenggarakan program Pamsimas. Berharap, kedepan, ohoi-ohoi lain juga bisa disentuh,” ungkap Nandang Saparudin,SE,MSi (PC Roms 17 PAMSIMAS Provinsi Maluku).

Sementara itu, Kepala (BPPW) Maluku Abd. Halil Kastella Kastella menyatakan, pihaknya berkomitmen akan terus mendampingi Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menyelenggarakan program-program dari Dirjen Cipta Karya.

Ia berharap, Pemkab Malra juga mengusulkan lebih banyak program ke Dirjen Cipta Karya.

Menurutnya, keberhasilan di Pamsimas merupakan pintu masuk bagi Malra mendapat lebih banyak program dan kegiatan, seperti Program Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (Pisew), penataan Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas).

Pada kesempatan itu, Bupati Hanubun menyatakan juga akan mengakses program-program lain yang ada di Cipta Karya.

“Kami sangat bersyukur dengan penhargaan ini. Namun bukan penghargaan yang menjadi tujuan utama, melainkan bagaimana seluruh elemen bisa bekerja keras dalam memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat,” tandas Hanubun.

Untuk diketahui, Kabupaten Maluku Tenggara telah melaksanakan program Pamsimas sejak tahun 2014 sampai 2021 dan sudah menangani 89 ohoi dari 191 ohoi/kelurahan.

Tahun 2014, program Pamsimas masuk di delapan ohoi, 2015 sebanyak delapan ohoi, 2015 sebanyak dua ohoi, 2017 sebanyak 10 ohoi, 2018 sebanyak 22 ohoi, 2019 sebanyak 21 ohoi, 2020 empat ohoi, dan 2021 sebanyak 14 ohoi.

Pos terkait