Selama TA 2021 KPPN Tual Telah Mengelola Dana Sebesar 1,576 Miliar

Kepala Kantor Pelayanaan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tual, Royikan.

Tual, MalukuPost.com –  Selama tahun anggaran 2021, KPPN Tual telah mengelola dana sebesar Rp1,576 miliar dengan realisasi sebesar Rp1,489 miliar atau sebesar 94,51 persen dari pagu.

Kepala KPPN Tual, Royikan, dalampress release yang diterima media ini di Tual Senin, (31/1/2022) menyebutkan, selama Tahun Anggaran (TA) 2021, pihaknya telah mengelola dana sebesar Rp1,576 miliar dengan realisasi sebesar Rp. 1,489 miliar atau sebesar 94,51 persen dari pagu.

Menurutnya, Nilai tersebut menunjukkan kenaikan pagu dan realisasi dari tahun anggaran 2020 dengan masing-masing kenaikan sebesar 28,2% dan 24,19 persen atau Rp346,75 juta dan Rp290,16 juta yang dari sebelumnya sebesar Rp1,229 miliar dan Rp1,199 miliar.

Selaku satker, KPPN Tual mengelola pagu sebesar Rp4,82 miliar telah merealisasikan belanja sebesar Rp4,783 miliar atau 99,24 persen dari pagu yang terdiri dari realisasi belanja pegawai sebesar Rp160 juta, belanja barang sebesar 1,292 miliar, dan belanja modal sebesar Rp3,364 miliar.

Total realisasi tersebut menunjukkan peningkatan sebesar Rp2,995 miliar atau 167,44% dari realisasi tahun kemarin. Kenaikan nilai realisasi itu dikarenakan terjadi kenaikan belanja modal yang dari sebelumnya sebesar Rp404,39 juta.
Kenaikan belanja modal tersebut digunakan oleh KPPN Tual dalam rangka perbaikan rumah negara/rumah dinas KPPN Tual.

Ditambahkan, KPPN Tual sebagai penyalur Dana Alokasi Khusus Fisik (DAK Fisik) dan Dana Desa, KPPN Tual telah menyalurkan dana transfer sebesar Rp695,97 miliar atau 96,27 persen dari pagu sebesar Rp722,94 miliar.

Sedangkan untuk dana transfer tersebut terdiri dari penyaluran DAK Fisik sebesar Rp399 miliar atau 93,67 persen dari nilai pagunya sebesar Rp425,97 miliar dan penyaluran Dana Desa sebesar 296,96 miliar atau setara dengan 100 persen dari pagunya.

Nilai yang terdapat pada pagu dan realisasi dana transfer tersebut menunjukkan peningkatan masing-masing 32,94 persen dan 30,50% yang apabila dijabarkan lebih lanjut yaitu DAK Fisik mengalami kenaikan pagu dan realisasi masing-masing 32,34 persen dan 66,02 persen dan kenaikan nilai Dana Desa masing-masing sebesar 0,6 persen dan 1,37 persen.

”Realisasi penyaluran DAK Fisik tersebut dibagi menjadi beberapa bidang pada 2 kabupaten dan 1 kota, yaitu 20 Bidang di Kabupaten Maluku Tenggara, 20 Bidang di Kabupaten Kepulauan Aru, dan 15 bidang di Kota Tual,” ungkapnya.

Dia membeberkan bahwa, untuk penyaluran Dana Desa telah tersalurkan pada 190 desa di Kabupaten Maluku Tenggara, 117 desa di Kabupaten Kepulauan Aru, dan 27 desa di Kota Tual.

Kemudian kata kepala KPPN Tual, terkait dengan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), realisasi PNBP lainnya yang dikelola oleh KPPN Tual sebesar 16,29 miliar atau 137,99 persen dari pagu pada APBN-P, yaitu sebesar Rp11,8 miliar.

Jika dikomparasikan dengan PBNP pada tahun anggaran 2020, nilai tersebut menunjukkan penurunan PNBP sebesar 27,05 persen yang pada tahun 2020 telah terealisasi sebesar Rp22,33 miliar atau 212,38 persen dari pagu pada APBN-P, yaitu sebesar Rp10,51 miliar.

“Adapun dengan realisasi penyaluran dana Ultra Mikro (UMi), KPPN Tual telah merekonsiliasi dana UMi sebesar Rp875,3 juta kepada 302 debitur yang terdiri dari 112 debitur di Kabupaten Maluku Tenggara, 14 debitur di Kabupaten Kepulauan Aru, dan 176 debitur di Kota Tual,” jelasnya.

Pasalnya kata dia, dengan nilai tersebut menunjukkan peningkatan jumlah penyaluran sebesar Rp653,9 juta dan peningkatan jumlah total debitur sebanyak 259 debitur dari yang sebelumnya 16 debitur di Kabupaten Maluku Tenggara, 4 debitur di Kabupaten Kepulauan Aru, dan 23 debitur di Kota Tual.

Dengan transparansi data ini, pihaknya berharap dapat menjadi salah satu wujud pertanggungjawaban KPPN Tual atas APBN yang dikelolanya dan menjadi salah satu bentuk benchmark untuk memaksimalkan/mengoptimalkan APBN dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

” Meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menurunkan tingkat kemiskinan, dan menciptakan lapangan kerja, terlebih pada masa pandemi seperti saat ini dimana merupakan wujud peran KPPN Tual yang turut memulihkan perekonomian nasional,” pungkasnya.

Pos terkait