Ini Penjelasan Sekda Terkait Capaian Pemkot Tual Tahun 2021

Tual, MalukuPost.com – Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Tual, A. Yani Renuat mengatakan, capaian pembangunan Kota Tual tahun 2021 mengalami fluktuasi akibat pandemi Covid-19, namun beberapa mengalami kemajuan yang signifikan.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Musrenbang RKPD Tahun 2023 di Aula kantor Wali Kota setempat, Kamis (10/3/2022).

Renuat yang membacakan sambutan Wali Kota Adam Rahayaan mengungkapkan, hasil evaluasi Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Kunci (IKK) per tahun 2021 telah mencapai 164 dari 186 Indikator.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kami targetkan di tahun kelima mencapai 69,45 Poin dan di tahun ketiga telah mencapai 68,16 poin diharapkan akan melampaui target di akhir periode.

Untuk PDRB per kapita, pihaknya targetkan 15,58 namun capaian tahun ketiga 32,53 dan telah melampaui target.

Akurasi kualitas jalan nasional di Kota Tual, kata dia, telah mencapai 98,9 persen dan menjadi salah satu yang terbaik di Maluku, Dermaga Ferry Tual dan Yamtel telah memenuhi Standar Nasional dan akan dilanjutkan pembangunannya di Pulau-Pulau,

Sedangkan, capaian air bersih di Pulau Dullah telah mencapai 86 persen, dan Pulau Fair telah terpenuhi kebutuhan air bersih melalui jalur pipa bawah laut yang juga akan dilanjutkan pembangunannya untuk Dullah Laut.

Dijelaskan, untuk pembangunan Rumah Sakit Perbatasan Kota Tual, DAK Integrasi untuk penataan pemukiman kumuh, Rumah Susun MBR di dusun Fanil yang merupakan Rumah Susun pertama di Kota Tual, dan Penetapan Kota Tual sebagai Pelabuhan Ekspor Perikanan di Kawasan Timur Indonesia pada Agustus 2021.

Nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Tual sejak 2018 mengalami peningkatan. Kota Tual menerima Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh BPK di tahun 2019 dan 2020, di tahun 2020 dan 2021 Kota Tual menduduki peringkat pertama Korsubgah di Provinsi Maluku dan urutan 13 nasional, serta di tahun 2020 Kota Tual menerima Penghargaan Perencanaan Pembangunan Award, dan masuk dalam 10 besar nasional.

”Atas capaian ketiga pengahragaan tersebut, Pemerintah Kota Tual mendapat tambahan alokasi Dana Insentif Daerah (DID) dengan total lebih dari 20 Milliar,” ujarnya.

Renuat menambahkan, untuk perencanaan pembangunan diharapkan memperhatikan arah kebijakan dan prioritas pembangunan nasional dan provinsi Maluku.

Juga tidak hanya berupaya untuk menyelesaikan permasalahan pada saat ini, namun mampu mengantisipasi permasalahan di masa mendatang dengan mempertimbangkan keberlanjutan dalam pilar-pilar tujuan pembangunan berkelanjutan yang merupakan tujuan pembangunan nasional.

”Untuk itu diperlukan kepekaan yang tinggi terhadap permasalahan pembangunan yang ada di sekitar kita.komitmen tinggi untuk menyelesaikan permasalahan pembangunan tersebut harus juga sejalan dengan penanganan yang komprehensif dan inovatif, serta penanganan yang terintegrasi dan tidak parsial,” tandasnya.

Pos terkait