Ini Pesan Bupati Hanubun Kepada PMKRI Malra

Langgur, MalukuPost.com – Umat Katolik Maluku Tenggara (Malra) memerlukan intelektualitas dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Langgur.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Maluku Tenggara (Malra) M. Thaher Hanubun dalam sambutannya yang disampaikan Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum, Martinus Mon, dalam kegiatan pelantikan Ketua Presidium dan DPC PMKRI Cabang Langgur Periode 2022-2023, Rabu (10/8/2022).

Hanubun menegaskan, di pundak PMKRI ada ribuan umat Katolik Malra yang memerlukan intelektualitas untuk pencerahan daerah ini.

“Anda harus mampu mengkonsolidasikan organisasi untuk tampil hebat. Tentu tanpa meninggalkan peran hirarki Gereja Katolik didalamnya,” kata Hanubun.

Selain itu, lanjut Hanubun, PMKRI juga ditantang untuk bersinergi dengan oragnisasi kepemudaan dan kemahasiswaan lain serta bersama-sama Pemerintah Daerah mewujudkan Malra yang hebat, khususnya mendukung upaya Pemda dalam menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat Malra.

“Saudara-saudara ditantang untuk mampu menjadi 100% Katolik dan 100% Indonesia. pemda juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya, atas kerjasama baik selama ini,” tandas Hanubun.

Dijelaskannya, dalam konteks kewilayahan, kehadiran PMKRI di Malra telah turut mengambil bagian dalam memperkaya pergerakan kemahasiswaan di daerah ini.

Ia menilai, PMKRI sejauh ini mengedepankan objektifitas dalam langkah organisasi sehingga tidak terjebak dalam konflik kepentingan kelompok.

“PMKRI, saya sebut sebagai mitra Pemda untuk mewujudkan kaum milenial yang cerdas. Saya berharap, PMKRI mampu menempatkan diri sebagai wadah diskusi intelek, berkreasi, pembinaan dan belajar berorganisasi,” tukasnya.

Hanubun juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Presidium yang selama ini senantiasa mengedepankan komunikasi efektif dan menganalisa berbagai persoalan sebelum menyatakan sikap.

Menurutnya, hal ini sangat penting, karena di tengah-tengah banyak pribadi maupun komunitas yang tanpa menganalisa situasi dan persoalan, sudah langsung mengambil langkah dimana setelah itu, penyesalan yang dirasakan. Sikap anda mencerminkan intelektual muda sejati.

“Ini akan menjadi bekal berharga anda dimanapun anda berkarya,” pungkasnya.

Pos terkait