Kodim 1507/Saumlaki Gandeng Puskesmas Gelar Serbuan Stunting

Saumlaki, MalukuPost.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 1507/ Saumlaki bekerja sama dengan Puskesmas setempat menggelar kegiatan Serbuan Stunting di desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Jumat (7/10/2022).

Dandim 1507/Saumlaki, Letkol Infanteri Didik Teguh Waluyo menyatakan, kegiatan Serbuan Stunting yang dimulai sejak bulan mei dan berakhir desember 2022 adalah tindak lanjut dari perintah pimpinan TNI Angkatan Darat yang bertujuan mengurangi jumlah stunting.

“Kebetulan Satuan Tugas (Satgas) Stunting Provinsi Maluku juga ada disini yang telah menyiapkan bahan-bahannya jadi kita membantu memobilisasi para orang tua yang punya anak Stunting dan tenaga kesehatan lainnya. Desa Lermatang dijadikan lokus serbuan stunting karena angka stunting di desa ini terbilang cukup tinggi melebihi desa-desa lain di wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar,” ungkapnya.

Didik katakan, ada 45 anak dan balita penderita stunting di desa Lermatang yang dilayani oleh para medis dari Puskesmas Saumlaki serta tim medis dari TNI AD. Selain itu, ibu hamil juga diikut sertakan dalam kegiatan tersebut.

“Dalam serbuan stunting hari ini, tak hanya anak- anak desa Lermatang yang kita layani, tetapi ada juga 7 anak dan balita dari desa Bomaki yang ikut serta kita layani di balai desa Lermatang,” ujarnya dan berjanji akan terus mengawal Serbuan Stunting yang dilakukan oleh Satgas. Selain di Lermatang, pelaksanaan kegiatan itu juga akan dilakukan di kota Larat, kecamatan Tanimbar Utara dan di Kecamatan Selaru.

Sementara itu, Ketua Persit Chandra Kirana Cabang XXX Kodim 1507/Saumlaki, Ny Didik Teguh Waluyo memberikan bahan-bahan makanan stunting kepada anak dan balita yang dilayani berupa susu dan camilan bayi. Bahan-bahan makanan itu telah disediakan oleh Satgas, sementara Kodim 1507/ Saumlaki menyediakan bubur ayam bercampur sayur kelor dan pisang masak.

“Semoga dengan pemberian makanan bergizi kepada anak dan ibu hamil ini, mereka dapat melihat bahwa bantuan makanan yang bergizi itu sangat sederhana sehingga Stunting dapat ditekan hingga tidak ada lagi anak-anak di desa ini yang mengalami gagal tumbuh,” harapnya.

Ketua Satgas Pencegahan Stunting di Tanimbar, Ismail Nahumarury mengatakan, desa Lermatang masuk dalam lokus stunting 2022, dan terus akan dilakukan intervensi gizi sehingga diharapkan akan terjadi penurunan angka stunting di tahun 2022.

“Hal ini juga akan dilakukan di desa-desa lain yang menjadi lokus serbuan stunting. Dari hasil penelitian kita, faktor yang paling dominan adalah pola asuh orang tua, pola hidup bersih sehat dan juga perlu mengkonsumsi makanan yang bergizi,” tandasnya.

Dijelaskan Ismail, selain itu faktor pernikahan dini yang menyebabkan ibu hamil dalam kondisi yang tidak sehat seperti kekurangan energi kronis. Kondisi ibu demikian akan melahirkan anak yang stunting.

“Stunting itu adalah kondisi gagal tumbuh dan gagal kembang yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dan infeksi yang berulang. Kalau ibu kekurangan energi kronik maka dia rentan terhadap penyakit,”urainya.

IW (45), ibu lima anak yang hadir saat itu berterima kasih kepada Kodim 1507/Saumlaki, Satgas dan pihak Puskesmas Saumlaki yang telah memberikan bantuan “Serbuan Stunting” ini.

Dia berharap kegiatan ini dapat terus berjalan hingga anak-anak Lermatang benar-benar sehat dan pulih dari kondisi gagal tumbuh.

Pos terkait